IDENTIFIKASI JAMUR Candida albicans PADA SALIVA PEROKOK KONVENSIONAL PEKERJA TAMBANG

Authors

  • Sresta Azahra Polteknik Kesehatan Kalimantan Timur
  • Niswatun Nur Azizah Polteknik Kesehatan Kalimantan Timur
  • Eka Farpina Polteknik Kesehatan Kalimantan Timur
  • Supri Hartini Polteknik Kesehatan Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.51544/jalm.v11i1.5932

Keywords:

Candida albicans, Kandidiasis Oral, Perokok Konvensional, Saliva

Abstract

Latar belakang: Rokok konvensional terbuat dari daun tembakau yang digunakan secara dibakar, dihisap atau dikunyah. Merokok dapat meningkatkan potensi terkena kandidiasis oral (mukosa mulut) karena asap rokok mengandung bahan toksik dan memicu infeksi jamur Candida albicans yang menyebabkan kondensasi oleh asap rokok. Kandidiasis oral disebabkan oleh jamur Candida albicans. 

Tujuan: penelitian mengidentifikasi jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang.

Metode: observasional deskriptif. Variabel tunggal dari penelitian ini adalah jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang. Sampel yang digunakan sebanyak 25 sampel dengan teknik total sampling dengan prosedur pemeriksaan makroskopis (media SDA dan media Chrome agar), mikroskopis (LPCB dan germ tube) dan analisis data univariat.

Hasil: observasi pertumbuhan jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang terdapat 8 sampel (32%) yang positif jamur Candida albicans. Distribusi frekuensi pertumbuhan jamur Candida albicans berdasarkan usia terbanyak pada usia 17-25 tahun 15 sampel (60%), durasi merokok terbanyak selama 6-15 tahun 18 sampel (72%), dan frekuensi sikat gigi terbanyak pada 2 kali sehari 23 sampel (92%).

Kesimpulkan: bahwa terdapat pertumbuhan jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, T., Setyawan, U. A., & Fadhila, A. S. (2021). Perbandingan Tingkat Ketergantungan Antara Pengguna Rokok Konvensional dan Pengguna Rokok Elektrik. Majalah Kesehatan, 8(2), 78–86.

Akpan, A. (2020). Oral candidiasis. Otolaryngology - Head and Neck Surgery (Japan), 92(2), 114–117.

Ayuningtyas, N. F., Mahdani, F. Y., Pasaribu, T. A. S., Chalim, M., Ayna, V. K. P., Santosh, A. B. R., Santacroce, L., & Surboyo, M. D. C. (2022). Role of Candida albicans in Oral Carcinogenesis. Pathophysiology, 29(4), 650–662.

Bintari, N. W. D., Setyapurwanti, I., Devhy, N. L. P., Widana, A. A. O., & Prihatiningsih, D. (2020). Screening Candida albicans Penyebab Kandidiasis Oral dan Edukasi Oral Hygiene Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Bali. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 28–40.

Cavalheiro, M., & Teixeira, M. C. (2018). Candida Biofilms: Threats, challenges, and promising strategies. Frontiers in Medicine, 5(FEB), 1–15.

Debby, R., & Sayekti, F. D. J. (2022). Hubungan Merokok dengan Jumlah Koloni Jamur Candida sp. pada Karyawan Prodia Bandiung. Meditory, 10(2), 119–127.

Fadilah, U. N., Hartati, & Sunaidi, Y. (2024). Skrining Kandidiasis Oral Pada Saliva Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa. Riset Teknologi Laboratorium Medis, 1(1), 6–11.

Faizha, Naela Dinda, and Muhammad Taufiq Qurrohman. 2025. “Deteksi Candida albicans Pada Saliva Wanita Dengan Diabetes Mellitus Berdasarkan WilayahITS1 DAN ITS2.” Jurnal Analis Laboratorium Medik, 10 (1): 34–42.

Gani, B. A., Alghassani, A. Q., Mubarak, Z., Winiati, E., & Boy, M. B. (2017). Potensi Cigarette Smoke Condensate Terhadap Peningkatan Pembentukan Biofilm Candida albicans Isolat ATCC 10261. Journal Of Syiah Kuala Dentistry Society, 2(1), 33–39.

Gómez-Gaviria, M., & Mora-Montes, H. M. (2020). Current aspects in the biology, pathogeny, and treatment of candida krusei, a neglected fungal pathogen. Infection and Drug Resistance, 13, 1673–1689.

Hammado, N. (2011). Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Manusia. Jurnal Dinamika, 02(2), 45–51.

Harlina. (2021). Karya Tulis Ilmiah Gambaran Jamur Candida sp dalam Urin Penderita Diabetes Melitus di RSUD Sawahlunto. Doctoral dissertation, Universitas Perintis Indonesia, 14(1), 31–32.

Lukito, P. K., Endang, R., Isnariani, T. A., Purnamasari, E., Fidia, F., & Aryati, F. T. (2019). Bahaya Merokok Bagi Kesehatan. Direktorat Pengawasan Keamanan, Mutu dan Ekspor, Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif – Badan POM. Jakarta.

Mulyana, F. (2021). Gambaran Jamur Candida albicans Pada Saliva Penderita Diabetes Melitus Systematic Review. karya tulis ilmiah, 26.

Mulyati, M., Nurdiani, C. U., & Safitri, W. (2019). Identifikasi Jamur Candida Sp .Pada Rongga Mulut Perokok Aktif Di Rw 09 Komplek Koperasi Curug Cimanggis Depok. Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 5(1), 88–99.

Mutmainnah, N., Azahra, S., & Saputri, M. J. (2023). Gambaran Jamur Candida albicans Pada Saliva Perokok Aktif Pekerja Bangunan. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 4(4), 2774–0524.

Nurfajrina, F. R., Nur, N., Herawati, E., Malinda, Y., Mahasiswa, S., & Padjadjaran, U. (2020). Jumlah Koloni Candida Albicans Pada Penderita Hipertensi. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baitturahmah, 7(1), 48–57.

Rodrigues, C. F., Rodrigues, M. E., Silva, S., & Henriques, M. (2017). Candida glabrata biofilms: How far have we come? Journal of Fungi, 3(1).

Setia, S. A., Azahra, S., Kusumawati, N. (2023). Gambaran Jamur Candida albicans pada Urin Penderita Dm Tipe 2 disamarinda. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 8 (2), 101-107.

Suraini, S. dan. (2023). Analisa Jamur Candida albicans Pada Swab Mukosa Mulut Perokok Aktif di Lubuk Buaya. Jurnal Biologi Makassar, 8, 31–38.

Walangare, T., Hidayat, T., & Basuki, S. (2014). Profil Spesies Candida pada Pasien Kandidiasis Oral dengan Infeksi HIV & AIDS. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, 26(1), 29–35.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Azahra, S., Azizah, N. N., Farpina, E., & Hartini, S. (2026). IDENTIFIKASI JAMUR Candida albicans PADA SALIVA PEROKOK KONVENSIONAL PEKERJA TAMBANG. JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK, 11(1), 18–24. https://doi.org/10.51544/jalm.v11i1.5932