ANALISIS PEMANFAATAN BUNGA TELANG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, MEDAN, SUMATERA UTARA

Authors

  • Rahmawaty Hasibuan Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Eka Rizki Meiwinda Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Al Putri Oktavia Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Sunanto Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Tika Handayani Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.51544/tekesnos.v7i2.6806

Keywords:

Bunga Telang, Diversifikasi Pengolahan Produk, Pemasaran Digital, Pendapatan Masyarakat

Abstract

Latar belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea) salah satu dari tanaman yang semua bagiannya memiliki manfaat fungsional bagi tubuh manusia dan merupakan tanaman merambat yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan sangat mudah tumbuh namun seringkali dibuat sebagai tanaman hias.

Tujuan: Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan variasi produk dari bunga telang, dari bahan mentah menjadi produk bernilai untuk meningkatkan pendapatan seperti teh kering, sirup, dan pewarna alami, yang bermanfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, antikanker, antiinflamasi, antibiotik dan melindungi jaringan hati.

Metode: yang digunakan adalah pelatihan pengolahan pangan dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (Multiple Regression Analysis).

Hasil: menunjukkan bahwa diversifikasi produk bunga telang mampu meningkatkan margin keuntungan sebesar 30-60% dibandingkan penjualan bunga segar. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Data diambil dari 25 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak.

Kesimpulan:  Hasil penelitian menyatakan diversifikasi pengolahan bunga telang dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga bunga telang, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Angriani, L. (2019). Potensi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Pewarna Alami Lokal Pada Berbagai Industri Pangan. Jurnal Agroteknologi, 13(2), 32-45.

Hartono, M. A., dkk. (2020). Pengaruh Penambahan Ekstrak Bunga Telang terhadap Karakteristik Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan Minuman Fungsional. Jurnal Teknologi Pangan, 4(1), 15-22.

Marpaung, A. M. (2020). Tinjauan Manfaat Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) bagi Kesehatan Manusia. Journal of Functional Food and Nutraceutical, 1(2), 63-85.

Lee, P. M., dkk. (2011). Kinetic Study of Anthocyanins Extraction from Clitoria ternatea. International Journal of Chemical Engineering and Applications, 2(1), 34-38.

Purwaniati, dkk. (2020). Analisis Kadar Antosianin Total pada Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode pH Diferensial. Jurnal Farmagazine, 7(1), 18-23.

Suhardi, S. (2021). Teknik Pengeringan dan Pengemasan Bunga Telang untuk Mempertahankan Kandungan Flavonoid. Media Pertanian, 6(2), 88-94.

Budiasih, K. S. (2017). Kajian Potensi Farmakologis Bunga Telang (Clitoria ternatea). Proceedings of the National Seminar on Chemistry and Chemistry Education, 201-206.

Sari, R. K., & Isadiartuti, D. (2021). Formulasi Sediaan Masker Gel Peel-off Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Antioksidan. Journal of Pharmaceutics and Pharmacy, 2(1), 40-48.

Downloads

Published

2025-11-29

Most read articles by the same author(s)