PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA POST IMMOBILISASI GIPS FRAKTUR SUPRACONDYLAR HUMERI SINISTRA DENGAN TENS INFRARED DAN EXERCISE
DOI:
https://doi.org/10.51544/jmkm.v11i1.6205Keywords:
Post Immobilisasi Gips, Fraktur Supracondylar Humeri, TENS, Infrared, ExerciseAbstract
Latar belakang: Kasus patah tulang selangka bawah (fraktur supracondylar humeri) sering dijumpai pada pasien anak, khususnya laki-laki (60%) dibandingkan perempuan (40%). Rentang usia 4 sampai 10 tahun menjadi periode paling rentan karena tulang masih dalam fase pertumbuhan (osifikasi). Untuk memulihkan kondisi ini, pemasangan gips pasca-reduksi menjadi opsi penanganan non-bedah yang utama demi menjaga posisi tulang tetap stabil.
Tujuan: bertujuan untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan fisioterapi pada post imobilisasi gips akibat fraktur supracondylar humeri sinistra.
Metode: Metode dirancang dengan metode studi kasus di Klinik GFRR Karanganyar, yang berlangsung sejak Desember 2025 sampai Januari 2026.
Hasil: Setelah diberikan intervensi sebanyak 6 kali, terdapat perubahan pada. Keluhan nyeri berkurang, meliputi nyeri diam T1=2 menjadi T6=1, nyeri tekan T1=4 menjadi T6=2, dan nyeri gerak T1=5 menjadi T6=2. Fleksibilitas sendi membaik dengan peningkatan lingkup gerak dari T1=S=0°-0-110° menjadi T6=S=0°-0-135°. Kekuatan otot juga meningkat, baik pada kelompok otot fleksor T1=4 menjadi T6=5 maupun ekstensor T1=4 menjadi T6=5. Kondisi ini didukung oleh peningkatan kemampuan fungsional dengan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) dari 37% menjadi 19%.
Kesimpulan: Setelah dilakukan 6 kali intervesi fisioterapi, didapatkan hasil adanya penurun nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, adanya peningkatan kekuatan otot serta adanya peningkatan kemampuan fungsional
Downloads
References
Wijayanti S. Characteristics Of Patients With Humeral Supracondylar Fracture In Children At Sanglah General Hospital 2019-2020. E-Jurnal Med Udayana. 2022;11(1):100–3.
Bintari NJ, Fatmarizka T, Pradana A. Manajemen Fisioterapi pada Kasus Post-Operative Fraktur Supracondylar Humerus: Studi Kasus. Urecol Seri MIPA dan Kesehat. 2023;6–14.
Kong G, Mustafa A, Ajaj A, Baroudi O, Alzobi O, Abuhejleh H, et al. Distal humerus fractures: epidemiology and surgical management trends in hospitalized patients in Qatar. JSES Int [Internet]. 2025;9(3):902–6. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jseint.2025.01.005
Sya H, Purnomo D. Infrared and Exercise Therapy for Post-Immobilization Wrist Stiffness after Distal Radius Fracture : A Case Report. 2025;13(3):472–8.
Organization WH. Rehabilitasi Dalam Sistem Kesehatan. Jenewa: WHO; 2020.
Johnson MI, Paley CA, Jones G, Mulvey MR, Wittkopf PG. Efficacy and safety of transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) for acute and chronic pain in adults: A systematic review and meta-analysis of 381 studies (the meta-TENS study). BMJ Open. 2022;12(2).
Usman Z, Maharaj SS, Kaka B. Effects of combination therapy and infrared radiation on pain, physical function, and quality of life in subjects with knee osteoarthritis: A randomized controlled study. Hong Kong Physiother J. 2019;39(2):133–42.
Lukluknaningsih Z. Pengaruh Infrared Dengan Massage Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir. J Ilm Kesehat. 2020;15(3):173.
Putri AK, Hamidah NA, Rahmawati RA, Mrihartini SP. Efektifitas Terapi Latihan (Free Active Movement Dan Resisted Active Movement) Dalam Menambah Lingkup Gerak Sendi Pada Pasien Osteoarthritis Genu Dextra. Physiother Heal Sci. 2021;3(2):67–9.
Assyakurrohim D, Ikhram D, Sirodj RA, Afgani MW. Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. J Pendidik Sains Dan Komput [Internet]. 2022;3(01):1–9. Available from: https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951
Fernandez Rojas R, Brown N, Waddington G, Goecke R. A systematic review of neurophysiological sensing for the assessment of acute pain. npj Digit Med. 2023;6(1):1–25.
Zahir IF. Efektivitas Tens Dan Massage Pada Pasien Low Back Pain ( LBP ). 2026;3(2):262–9.
Nursa M, Israwan W, Zakaria A, Xaveria Hargiani F, Sarjana Fisioterapi P, Ilmu Kesehatan F, et al. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Efektifitas Terapi Infra Red Untuk Pengurangan Nyeri Pada Pasien Cephalgia INFORMASI ABSTRACT Korespondensi. J Keperawatan Muhammadiyah. 2022;7(2):2022.
Yulia L, Saputra AI, Ramadhani EA. Efektivitas Fisioterapi (Tens Dan Infrared) Pada Penanganan Kasus Low Back Pain Ditinjau Dari Fleksibilitas Lumbal Di Rsud Kota Tanjungpinang. Zo Kedokt Progr Stud Pendidik Dr Univ Batam. 2025;15(3).
Dwiyanto MI, Susanti N. Studi Kasus Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Osteoarthritis Knee Sinistra Dengan Modalitas Infra Red (Ir), Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (Tens), Dan Theraband Exercise. J Ilm Fisioter Muhammadiyah. 2025;4(2):72–80.
Susanti N, Karima K. Studi Kasus : Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Carpal Tunnel Syndrome Dekstra Dengan Modalitas Infrared (Ir), Ultrasound (Us) Dan Terapi Latihan. J Ilm Fisioter Muhammadiyah. 2024;3(2):57–68.
Ken S, Rizky K, Fadma P, Atik S. Program Fisioterapi Pada Kasus Post Orif 1/3 Proksimal Humerus. J Fisioter Univ Muhammadiyah Surabaya. 2023;
Fatma Hardini K, Studi DIII Fisioterapi P, Kesehatan F, Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri I, Noha Zulkarnaen Program Studi DIII Fisioterapi A, Indra Cahyadinata Program Studi DIII Fisioterapi I, et al. Intervensi Fisioterapi Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (Tens) Dan Lumbar Stabilization Untuk Mengurangi Nyeri Dan Meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (Lgs) Pada Kasus Low Back Pain E.C. Hernia Nucleus Pulposus. Zahra J Heal Med Res. 2024;4(1):148–56.
Nugraha DA, Rahmawati RA, Jannah M. Efektivitas Ultrasound Theraphy Dan Active Passive Exercise Pada Pasien Post Fracture Elbow Dalam Mengurangi Nyeri Dan Menambah Lingkup Gerak Sendi. Physiother Heal Sci. 2021;3(1):22–5.
Samsudin S. Pengaruh Kelincahan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Dalam Permainan Bola Basket Pada Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 3 Belo. J Pendidik Olahraga. 2022;12(1):11–6.
Janah VN, Wibisono I. Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Drop Hand Sinistra Dengan Infrared, Electrical Stimulation Dan Terapi Latihan. J Kesehat Dan Fisioter [Internet]. 2024;4(3):8–15. Available from: https://ejournal.unisa.ac.id/index.php/kefis
Pabuaran B, Mamuaja F, Geneo M, Eman F. Effectiveness of combination of tens and core stability exercise in reducing pain and increasing muscle strength in patients with lumbar spondylosis. 2025;4:24–9.
Tumangger N, Nainggolan RD. Penatalaksanaan Fisioterapi Dengan Modalitas Infrared, Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation Untuk Mengurangi Gejala Osteoarthritis Pada Knee Genu Bilateral Pada Lansia. J Kesehat Dan Fisioter. 2025;54(4):15–20.
Rafli M, Didik Purnomo. Studi Kasus: Penatalaksanaan Fisioterapi Dengan Ultrasound, Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation Dan Terapi Latihan Pada Osteoarthritis Genu Bilateral. Indones J Heal Res Innov. 2024;1(2):94–101.
Anjani ND, Amanati S. Penatalaksanaan Fisioterapi dengan Infra Red dan Terapi Latihan pada Post ORIF Fraktur 1/3 Proximal Humerus Dextra. Innov J Soc Sci Res. 2025;5:10248–57.
Puspita KW, Prasetyo EB, Alfindana D. Studi Kasus: Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Post ORIF Fraktur Humerus 1/3 Distal Sinistra Dengan Modalitas Infra Red (IR) Dan Terapi Latihan Di Rsud Kraton Kabupaten Pekalongan. Pena J Ilmu Pengetah dan Teknol. 2024;38(2):131–40.
Faradilla A, Wahyuni W. Efektivitas TENS untuk Menurunkan Tingkat Nyeri dan Meningkatkan Fungsional pada Remaja dengan Dismenore. Griya Widya J Sex Reprod Heal. 2023;2(2):54–61.
Falah NFN, Fatmarizka T, Yunanto S. Management Fisioterapi Pada Kasus Post Orif Fraktur Humerus Dextra Di Rsud Bagas Waras Klaten. Indones J Heal Res Innov [Internet]. 2025;2(2):18–25. Available from: https://ejournal.amikveteran.ac.id/index.php/ijhri
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wisnu Candra, Rima Yunitasari, Zuyina Luklukaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









.png)


