EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PEMBERIAN TEH DARI EKSTRAK BUAH BIT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA RW 12 KOTA CIMAHI

Authors

  • Mawar Puspa Warna Program Studi Pascasarjana Universitas Strada, Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia.
  • Indahsah Program Studi Pascasarjana Universitas Strada, Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia.
  • Yuli Peristiowati Program Studi Pascasarjana Universitas Strada, Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia.
  • Yootje Wulandini Puskesmas Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6923

Keywords:

Edukasi Kesehatan; Daun Kelor; Hipertensi; Pencegahan Stroke.

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling penting. Kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis ini berdampak pada perkembangan fisik anak dan perkembangan kognitifnya di masa depan. Buah Bit memiliki beberapa nutrisi yang diantaranya adalah besi, folat, niacin, pyridoxine, vit.A, v it.C, sodium, kalium, magnesium, potasium, mineral, kalsium, betaine, seng dan lainnya..

Tujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan buah bit dalam pencegahan stunting

Metode: Metode yang digunakan adalah edukasi berupa sosialisasi dan demonstrasi pemanfaatan buah bit , disertai pre-test dan post-test pada 30 peserta dengan di wilayah kerja Puskesmas Cimahi Selatan.

Hasil:  Adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta, dengan kategori hasil distribusi pengetahuan mengalai pergeseran positif dan mayoritas kategori (33,3%) menjadi mayoritas kategori baik (80%).Hal ini membuktikan bahwa edukasi berbasis pemnfaatan buah bit dapat meningkatkan pemahaman masyrakat tentang pengendalian stunting sebagai upayapencegahan stunting

Kesimpulan: kegiatan edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, serta berpotensi diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan berbasis herbal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A Review of Child Stunting Determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 14(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Risnawati, I., Indanah, I., & Sukesih, S. (2021). Efektifitas Pemberian Jus Buah Bit terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Tayu I.

UNICEF, WHO, W. B. G. (2021). Joint Child Malnutrition Estimates. Who, 24(2), 51–78. https://www.who.int/publications/i/item /9789240025257 World Health Organization. (2014). Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. In World Health Organization: Vol. 14.3. https://doi.org/10.2307/j.ctv1xx9ks4.30

Trihono, A., & Tjandrarini, D. H. (2015). Pendek (Stunting) di Indonesia, Masalah dan Solusinya. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. http://repository.bkpk.kemkes.go.id/id/eprint/3512

Unicef, WHO, & Group, W. B. (2020). Levels and Trends in Child Malnutrition. I Joint Child Malnutrition Estimates. https://www.renc.es/imagenes/auxiliar/files/RENC_2020_2_00._Libros.pdf

Juita Pasaribu C, Bangun A, Ristin Tarigan E : Efektivitas Pemberian Jus Buah Bit Dan Tablet Tambah Darah (FE) Terhadap KadarHB Remaja Putri Di SMP Pencawan Tahun 2023 Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2018. Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia

Kementerian kesehatan. (2019). Petunjuk Teknis Sistem Informasi Gizi Terpadu (Sigizi Terpadu). Direktorat Gizi Masyarakat, Ditjen Kesmas, Kementerian Kesehatan RI.

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Warna, M. P., Indahsah, Yuli Peristiowati, & Yootje Wulandini. (2026). EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PEMBERIAN TEH DARI EKSTRAK BUAH BIT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA RW 12 KOTA CIMAHI . Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 467–472. https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6923