PENYULUHAN GIZI TENTANG MENU BERBAHAN LOKAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS SIMPANG LIMUN KECAMATAN MEDAN KOTA TAHUN 2025

Authors

  • Johansen Hutajulu Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Mindo Tua Siagian Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Evawani Martalena Silitonga Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Mido Ester J. Sitorus Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Febri Putra Sukurman Zalukhu Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Kristian Adesaputra Zendrato Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6912

Keywords:

Penyuluhan Gizi; Menu Berbahan Lokal;Pencegahan Stunting

Abstract

Latar belakang: Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurnya. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Penyuluhan Gizi Tentang Menu Berbahan Lokal Untuk Mencegah Stunting Di Wilayah Puskesmas Simpang Limun Kecamatan Medan Kota Tahun 2025, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peserta.

Tujuan: Penyuluhan yang dilakukan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pengertian stunting, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Metode: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait gizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan local padat gizi, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran dan sikap positif dalam menerapkan praktik pemberian makan yang sesuai usia anak serta memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, dan stimulasi tumbuh kembang.

Hasil: Antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa edukasi gizi dan pola asuh merupakan kebutuhan nyata bagi masyarakat. Dengan pendekatan yang komunikatif dan berbasis kondisi lokal, kegiatan ini berpotensi berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat keluarga dan masyarakat. Disarankan kepada Ibu balita diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan lokal padat gizi dalam kehidupan sehari-hari, serta aktif memantau pertumbuhan anak melalui kegiatan posyandu secara rutin.

Kesimpulan: Pada kader Perlu dilakukan pendampingan dan edukasi lanjutan secara berkala kepada ibu balita guna memperkuat perubahan perilaku dan memastikan keberlanjutan upaya pencegahan stunting di masyarakat. Kepada Pemerintah Diharapkan dapat mendukung kegiatan serupa melalui integrasi program edukasi gizi berbahan pangan lokal dengan program kesehatan ibu dan anak, serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung yang memadai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2022). BUKU SAKU Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Jakarta: BKPK.

Fahmida, U., Pramesthi, IL., Kusuma, S., Rahmawati. (2021). Katalog Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Bagi 50 Kabupaten Prioritas Stunting di Indonesia. Jakarta: SEAMEO RECFON, Kemendikbud RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2010). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1995/MENKES/SK/XII/2010 Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Maryuni, Handayani, L., Trustisari, H. (2024). Butating Buku Pintar Cegah Stunting.

Sidoarjo: BFS Medika

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

World Health Organization. (2023). Leadership Dialogue on Food Systems for People’s Nutrition and Health. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/28-07- 2023- leadership-dialogue-on-food-systems-for-people-s-nutrition-and-health diakses pada 26 Januari 2026

World Health Organization. (2026). Stunting prevalence among children under 5 years of age (%) (model-based estimates). World Health Organization. https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/gho-jme-stunting-

prevalence diakses pada 26 Januari 2026

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Hutajulu, J., Mindo Tua Siagian, Evawani Martalena Silitonga, Mido Ester J. Sitorus, Febri Putra Sukurman Zalukhu, & Kristian Adesaputra Zendrato. (2026). PENYULUHAN GIZI TENTANG MENU BERBAHAN LOKAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS SIMPANG LIMUN KECAMATAN MEDAN KOTA TAHUN 2025. Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 422–437. https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6912