PENGGUNAAN OBAT LUKA DENGAN MENGGUNAKAN OBAT ALAMI LIDAH BUAYA SEBAGAI ANTIBAKTERI SMP MUHAMMADIYAH 4 MEDAN

Authors

  • Suharyanisa Suharyanisa Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Jon Kenedy Marpaung Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Manahan Situmorang Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Dumartina Hutauruk Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Chindy Anzelina Simbolon Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Elizabet Kristina Purba Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • ElsaNayla Sari Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Jansela Rotua Malau Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Muhammad Kausar Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Rudolfo Zamili Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6832

Keywords:

edukasi kesehatan; obat luka;lidah buaya;antibakteri

Abstract

Latar belakang: Lidah buaya (Aloe vera) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar dan dikenal memiliki aktivitas antibakteri serta kemampuan mempercepat penyembuhan luka. Kandungan senyawa aktif di dalam lidah buaya berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan membantu proses regenerasi jaringan kulit. Meskipun memiliki potensi yang besar, pemanfaatan lidah buaya sebagai obat luka alami masih belum dipahami secara optimal, khususnya di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penting dilakukan sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengobatan luka. Melalui pendekatan edukasi, diharapkan siswa mampu memahami manfaat lidah buaya secara ilmiah dan menerapkannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan: Memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi tentang manfaat lidah buaya (Aloe vera) sebagai antibakteri alami penyembuh luka, melatih siswa-siswi melakukan pembuatan obat luka dari bahan alami lidah buaya (Aloe vera), memberikan pemahaman ilmiah kepada siswa-siswi melalui pengamatan efektivitas antibakteri penyembuh luka dari lidah buaya terhadap penyembuhan luka pada hewan percobaan.

Metode: Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, evaluasi lisan, dan dokumentasi kegiatan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi partisipasi dan pemahaman peserta, panduan pertanyaan evaluasi, serta lembar dokumentasi berupa foto dan catatan kegiatan.

Hasil Setelah pelaksanaan penyuluhan, siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai manfaat dari tanaman lidah buaya dan juga bagamaina cara menggunakan atau mengaplikasikan tanaman lidah buaya sebagai obat bahan alami terhadap luka.

Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) sebagai obat luka alami antibakteri. Implikasi kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berbasis bahan alami lokal efektif mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arivianti Mustika Dina, Putriana Alivia, Anggraini Fauziah. (2025). Penyembuhan Luka Dengan Tanaman Obat Nusantara.

Atik, N., & Iwan, R. . J. (n.d.). (2009). PERBEDAAN EFEK PEMBERIAN TOPIKAL GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DENGAN SOLUSIO POVIDONE IODINE TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KULIT MENCIT (Mus musculus).

Dena Mutia, Dalimunthe Indrayani Gabena, Lubis Sari Minda, Rahayu Putri Yayuk.(2023). Formulasi dan uji aktivitas antibakteri sediaan salep daging daun lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada penyembuhan luka bernanah.

Fatwa Nur Alfiyah, Herdiansyah Rifki, Rosidawati Ida, Falah Miftahul. (2025). Efektivitas Pemberian Aloevera Pada Proses Penyembuhan Luka Bakar : Literature Review.

Kaban, V. E., Nasri, N., Syahputra, H. D., Fitri, R., Rani, Z., & Lubis, M. F. (2022). Formulasi Sediaan Gel dari Ekstrak Metanol Biji Alpukat ( Persea americana Mill .) Sebagai Penyembuh Luka Sayat Pada Tikus Jantan ( Rattus norvegicus ). Herbal Medicine Journal, 5(2), 12–18.

Maternity Dainty, Dwijayanti Renny, Susilawati, Kurniasari Devi.(2022). EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LIDAH BUAYA (ALOEVERA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DIWILAYAH KERJA PUSKEMAS KARANG ANYAR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021.

Sukma Maharani Arda, Rahmawati Erlina, Dewi Mustikasari, Hermawati, Purwanti Sri.(2005). Peningkatan Pengetahuan Tentang Proses Penyembuhan Luka di Klinik Penyakit Dalam RS DR. Moewardi Surakarta.

Yusitta Yulia. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe vera L) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Dengan Metode Difusi.

Yusuf L Anna, Nugraha Davit, Wahlanto Panji, Indriastuti Marlina, Lestari Indri Nina. (2020). UJI AKTIVITAS GEL EKSTRAK KULIT LIDAH BUAYA (ALOE VERA) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR RINGAN PADA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS).

Downloads

Published

2026-02-09

How to Cite

Suharyanisa Suharyanisa, Jon Kenedy Marpaung, Manahan Situmorang, Dumartina Hutauruk, Anzelina Simbolon, C., Elizabet Kristina Purba, ElsaNayla Sari, Jansela Rotua Malau, Muhammad Kausar, & Rudolfo Zamili. (2026). PENGGUNAAN OBAT LUKA DENGAN MENGGUNAKAN OBAT ALAMI LIDAH BUAYA SEBAGAI ANTIBAKTERI SMP MUHAMMADIYAH 4 MEDAN. Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 291–298. https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6832