PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT AKIBAT VIRUS BAGI SISWA/I DI SMP SWASTA AMAL LUHUR MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6831Keywords:
Upaya Pencegahan; Infeksi virus; Hidup sehatAbstract
Latar belakang: Lingkungan sekolah menengah pertama memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi sehingga rentan terhadap penularan penyakit akibat virus, seperti influenza, cacar air, demam berdarah dengue, hepatitis, dan COVID-19. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit tersebut. Kondisi ini berdampak pada kesehatan siswa serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan sebagai langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit akibat virus di lingkungan sekolah.
Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMP mengenai penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Metode: Desain kegiatan menggunakan metode edukasi kesehatan interaktif. Metode yang diterapkan meliputi pemaparan materi tentang virus dan penyakit akibat virus, penayangan video edukatif mengenai etika batuk dan bersin serta cara mencuci tangan yang benar, demonstrasi praktik, sesi tanya jawab, dan ice breaking untuk meningkatkan partisipasi siswa. Media yang digunakan berupa presentasi materi dan video edukasi kesehatan.
Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan siswa/i mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif selama sesi edukasi. Siswa mampu memahami jenis-jenis penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Interaksi selama tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.
Kesimpulan: Edukasi kesehatan mengenai pencegahan penularan penyakit akibat virus efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di SMP Swasta Amal Luhur. Kegiatan ini berpotensi membentuk perilaku hidup bersih dan sehat serta mendorong siswa menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan penyakit, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Downloads
References
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Guidelines for School Health Programs. Atlanta: CDC; 2019. Hal. 22.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Panduan Manajemen Sekolah Sehat. Jakarta: Kemendikbudristek; 2022. Hal. 18.
Hidayat, F., Ramadhani, D. and Utami, S. (2025) ‘Health promoting school program and infection prevention outcomes among junior high students’, Indonesian Journal of Public Health, 20(1), pp. 1–10.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku: Tatalaksana Penyakit Infeksi Virus di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2023. Hal. 12-45.
Kurniawati, D., & Sari, M. "Analisis Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular pada Siswa SMP di Kota Bandung". Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 2023. Hal. 56.
Nugroho, H., Setiawan, E. and Putri, A. (2023) ‘Student as agent of change in communicable disease prevention education’, Journal of School Health and Education, 7(2), pp. 120–129.
Rahmawati, D., Putra, A. and Kurniasih, N. (2022) ‘School-based health education to improve students’ prevention behavior toward infectious diseases’, Journal of Community Health Research, 11(3), pp. 210–218.
Sari, M., Handayani, T. and Yusuf, R. (2021) ‘Peningkatan pengetahuan pencegahan penyakit menular melalui pendidikan kesehatan di sekolah’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(2), pp. 85–92.
Suharta, I. W. "Dampak Ketidakhadiran Siswa Akibat Sakit terhadap Hasil Belajar di Tingkat SMP". Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(2), 2022. Hal. 89.Hidayat, F., Ramadhani, D. and Utami, S. (2025) ‘Health promoting school program and infection prevention outcomes among junior high students’, Indonesian Journal of Public Health, 20(1), pp. 1–10.
Widodo, A., Prasetyo, B. and Lailani, S. (2024) ‘Implementasi PHBS di sekolah dan dampaknya terhadap kejadian penyakit infeksi’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1), pp. 44–52.
World Health Organization (WHO). Health Promoting Schools: A Framework for Action. Geneva: WHO Press; 2021. Hal.7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andre Prayoga, Artha Yuliana Sianipar, Cut Masyithah Thaib, Adinda Nurul Amalia, Ester Nofiari Bawamenewi, Febri Mael Munte, Putri Agustina Sipayung, Putri Meriani, Rachel Dwi Lestari Larosa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










