EDUKASI BERBASIS SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN SEFT-CARE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA III

Authors

  • Ristika Julianty Singarimbun Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo, Indonesia
  • Lenny Sepriani br.Silalahi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6798

Keywords:

Edukasi; Self-Management; Diabetes Mellitus; Seft-Care

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan    membutuhkan pengelolaan seumur hidup dalam mengontrol kadar gula darah agar dapat    meningkatkan kualitas hidup penderita. Penyakit tidak menular yang dapat menyerang segala kelompok umur. Peningkatan jumlah penderita diabetes mellitus menjadi salah satu ancaman kesehatan secara global. Pengetahuan tentang diabetes mellitus masih kurang sekali, baik tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan. Kurangnya pengetahuan terhadap bahaya penyakit diabetes mellitus, pencegahannya, dan    pengendaliannya menyebabkan penyakit semakin banyak terjadi di masyarakat.

Tujuan : kegiatan  pengabdian kepada masyarakat untuk mengubah perilaku dan kesadaran dalam mengontrol kadar glukosa darah melalui pemberian edukasi  berbasis self-management untuk meningkatkan selft-care pada pasien diabetes mellitus dan pencegahannya  serta  melakukan pemeriksaan kesehatan  berupa  pemeriksan kadar gula darah.

Metode : Kegiatan edukasi kesehatan pada komunitas lansia ini dilakukan bersama dengan mahasiswa/i STIKes Darmo dan lansia di Kelurahan Tegal Sari Mandala III. Masyarakat sebanyak 37 orang. Cara yang dilakukan yaitu dengan edukasi  berbasis self-management untuk meningkatkan selft-care pada pasien diabetes mellitus dan pemeriksaan kadar gula darah Kelurahan Tegal Sari Mandala III. Kegiatan  pengabdian adalah kelompok umur> 48 Tahun. Program pengabdian kepada masyarakat meliputi edukasi kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus, dan pemeriksaan gula darah sewaktu, serta diskusi dan tanya jawab.

Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan, sejumlah  37 orang komunitas lansia telah menerima informasi mengenai diabetes mellitus dengan    baik. Tim civitas STIKes Darmo melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah dengan  kadar  gula  darah  normal <200   mg/dL dan komunitas lansia yang mengalami diabetes dengan kadar gula darah >200 mg/dl.

Kesimpulan : Setelah diberikan edukasi kesehatan pada masyarakat di Kelurahan Tegal Sari Mandala III akan pentingnya memberikan edukasi  berbasis self-management untuk meningkatkan selft-care pada pasien diabetes mellitus dan pemeriksaan kadar gula darah serta pemeriksaan kesehatan lansia secara berkala.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, R. (2021). Model Perilaku Self Care Pengaruhnya terhadap Kualitas Hidup (Quality of Life), Kontrol Metabolik, dan Kontrol Lipid Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Binjai. Disertasi. Universitas Sumatera Utara

American Association of Diabetes Educator. (2022). AADE7™ Self-Care Behaviors American Association of Diabetes Educators (AADE) Position http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/publications/AA7_Position_Statement_Final.pdf

American Diabetes Association. (2021). Pharmacologic Approach to Glycemic Treatment: Standards of Medical Care in Diabetes. 44(1): S111-S124.

Coustan,R.(2023). Gestational Diabetes Mellitus. Clinical Chemistry59:9,1310-1321.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Sumut Tahun 2024.

C.,Ariyanti, R.,Putri, V. (2021). Edukasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes di Era Pandemi COVID-19. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) . 2, No. 3, Agustus 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36596/jpkmi.v2i3.187.

Jasmani. (2023). Edukasi Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes. Jurnal Keperawatan. Volume XII, No. 1. doi:http://dx.doi.org/10.26630/jkep.v12i1.371.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2020). Infodatin. Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Mellitus.Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes, RI. (2020). Langkah-Langkah Pencegahan bagi Penyandang Diabetes Mellitus di Masa Pandemi Covid-19. http://p2ptm.kemkes.go.idRahmati.

Najarkolaei, F., Pakpour, A.H.,Saffari, M.,Hosseini, M.S.,Hajizadeh, F.,Chen, H, et al. (2021). Determinants of Lifestyle Behavior in Iranian Adults With Prediabetes: Applying The Theory of Planned Behavior. Arch Iran Med. 2021;20(4):198–204.

Sari, C. W. M., & Yamin, A. (2020). Edukasi Berbasis Masyarakat untuk Deteksi Dini Diabetes Mellitus Tipe 2. Media Karya Kesehatan, 1(1), 29–38. doi: 10.24198/mkk.v1i1.17127

World Health Organization (WHO). (2024). Global Report on Diabetes 2024. Switzerland.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Singarimbun, R. J., & br.Silalahi, L. S. (2026). EDUKASI BERBASIS SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN SEFT-CARE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA III. Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 143–147. https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6798