PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH GALON AIR MINERAL UNTUK BUDIDYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI LELE DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS MEDAN, SUMATERA UTARA
Keywords:
Limbah Galon Air Mineral,Budidaya Ikan Lele, Pendapatan MasayarakatAbstract
Latar belakang : Budidaya ikan lele di Kecamatan Medan Amplas saat ini memiliki banyak variasi untuk pengembangan ternak ikan lele, hampir semua kegiatan dilakukan di dalam kolam biasa, untuk itu pelatihan ini memeberikan peluang usaha baru untuk meningkatkan pendapatan para pelaku petani lele dari pengolahan limbah galon air mineral. Pentingnya menyiapkan dan memaksimalkan para petani sehingga lebih siap menghadapi trend marketing digital. Usaha ikan lele disamping menjadi sumber pendapatan keluargam juga bisa menjadi sebuah komunitas ekonomi. Ikan lele disukai dari semua kalangan baik itu anak muda maupun orang dewasa. Petani lele berpartisipasi dengan masyarakat, dan sudah bekerjasama dengan kehidupan dan kebutuhan masyarakat. Peran para petani lele yang tidak gaptek sangat penting untuk mendorong dalam membentuk sikap kemandirian pelaku petani lele untuk bersikap kreatif, inovatif dan mampu mengembangkan usaha menjadi lebih besar.
Tujuan : Target yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu, diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan limbah galon air mineral dalam industri budi daya ikan lele, meningkatkan efisiensi produksi, dan pada akhirnya menciptakan sistem budi daya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan pendekatan berbasis web dan memasarkannya tidak hanya melalui pasar tradisional tetapi dengan digital marketing (e-commerse).
Metode : Metode Ceramah, Dalam metode ini, peserta kegiatan pelatihan yaitu para petani lele menerima pemaparan materi mengenai pemanfaatan limbah galon air mineral untuk budidaya lele untuk meningkatkan pendapatan. Metode Diskusi, Dalam metode ini, diadakan diskusi mengenai kegiatan tahap selanjutnya setelah pemaparan teori dan diskusi yaitu praktek.
Hasil : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pelatihan pemanfaatan limbah galon air mineral yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani lele, menciptakan sistem organisasi pemasaran lele secara modren sehingga lebih efektif, efisien, dan memberikan motivasi untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Kesimpulan : Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah memenuhi luaran yang diharapkan, ada peningkatan informasi, pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peserta tentang kegiatan budidaya ikan lele dengan pemanfaatan limbah galon air mineral.
Downloads
References
Abdullah, M., Fahrudin, F., & Faqihuddin, A. (2024). Pelatihan Manajemen Pengelolaan Masjid Era Modern di Kecamatan Pangandaran: Mengokohkan Eksistensi dan Pelayanan Masjid. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(11), 2025-2037.
Khasani, I. (2020). Teknik Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber): Solusi Pangan Keluarga di Lahan Sempit. Jurnal Akuakultur Indonesia, 15(2), 110-118.
Nugroho, A., & Pratiwi, L. (2021). Pemanfaatan Limbah Galon Mineral sebagai Media Budidaya Lele (Clarias sp.) di Lingkungan Perkotaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Perikanan, 3(1), 45-52.
Prasetyo, D., dkk. (2022). Analisis Efisiensi Pakan dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele pada Media Volume Terbatas. Jurnal Riset Akuakultur, 17(3), 201-210.
Buku dan Modul Panduan
Purbani, D. (2021). Budidaya Lele Skala Rumahan: Dari Ember ke Galon. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sucipto, A., & Priyambodo, H. (2020). Panduan Praktis Budidaya Lele di Lahan Sempit. Depok: Agromedia Pustaka.
Tim Redaksi Trubus. (2019). Budikdamber: Panen Ikan dan Sayur di Lahan Sempit. Jakarta: PT Trubus Swadaya.
Sumber Digital dan Laporan Instansi
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP). (2023). Modul Pelatihan Budidaya Ikan dan Sayuran dalam Wadah Terbatas. Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2022). Inovasi Budidaya Ikan di Lahan Marginal untuk Ketahanan Pangan. Diakses dari https://kkp.go.id.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmawaty Hasibuan, Eka Rizki Meiwinda, Al Putri Oktavia, Sunanto, Tika Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










