SOSIALISASI PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DI KALANGAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) FIS UNIMED

Authors

  • Winny Sunfriska Br Limbong Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara
  • Muhammad Fadli Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara
  • Nurhidayah Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara
  • Intan Pulungan Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara
  • Natalia Sidauruk Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara
  • Sesilia Novitry Tafonao Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara

Keywords:

antikorupsi, mahasiswa, pengabdian masyarakat, sosialisasi nilai

Abstract

Latar belakang: Korupsi merupakan salah satu permasalahan sosial yang berdampak serius terhadap pembangunan nasional dan melemahkan nilai-nilai keadilan sosial. Upaya pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan dan internalisasi nilai-nilai antikorupsi sejak dini, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.

Tujuan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan sosialisasi pada anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED).

Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi nilai.

Hasil : Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, bentuk, dan dampak korupsi serta pentingnya penerapan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan organisasi dan akademik.

Kesimpulan: Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.

KPK. (2019). Pendidikan Antikorupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

KPK. (2020). Pendidikan Antikorupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kurniawan, R. C. (2019). Peran mahasiswa dalam membangun budaya anti korupsi. Jurnal Pendidikan Sosial, 6(2), 123–131.

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2020). Pendidikan anti korupsi untuk perguruan tinggi. KPK RI.

Suyatmiko, W. (2020). Pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi: Strategi dan tantangan. Jurnal Integritas, 6(1), 45–60.

Transparency International. (2022). Corruption Perceptions Index 2022. Berlin: Transparency International.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Br Limbong, W. S., Fadli, M., Nurhidayah, Pulungan, I., Sidauruk, N., & Tafonao, S. N. (2026). SOSIALISASI PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DI KALANGAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) FIS UNIMED. Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 48–54. Retrieved from https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/view/6689