PERAN APOTEKER DALAM PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI RISIKO DIABETES MELITUS DI APOTEK BETANIA KABANJAHE

Authors

  • Christica Ilsanna Surbakti Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Grace Anastasia Br Ginting Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Modesta Tarigan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Andre Prayoga Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Raissa Fitri Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Ferdinand Ginting Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Riska Suhaila Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Indah Khadila Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Hot Silvi Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia
  • Herdy Marettiany Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6533

Keywords:

drugs, antidiabetes, Apoteker, Dagusibu, Gaya hidup

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pancreas tidak dapat memproduksi insulin yang dihasilkan secara efektif. Insulin adalah hormone yang mengatur gula darah.

Tujuan: Memberikan edukasi kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus bagi masyarakat..

Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode observasi langsung kepada masyarakat dan edukasi dor to dor.

Hasil: menunjukkan bahwa dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan setiap individu pretest 48% dan Postest 78%.

Kesimpulan: Bahwa dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, maka pengetahuan mereka pun meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan dampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhidayati, A., Rasyid, Z., Syukaisih, S., Gloria, C. V., & Tini, T. (2021). Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Senam Diabetes Melitus Pada Komunitas DM Di RS. Prof. Dr. Tabrani Kota Pekanbaru. ARSY : Jurnal Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 1(2), 142–148. https://doi.org/10.55583/arsy.v1i2.90

Anggraini, A., & Herlina, N. (2022). Hubungan Antara Pola Makan dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review. Borneo Student Research (BSR), 3(3), 2579–2591. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/download/2896/1344

Arda, D. (2019). Pengetahuan Perawat Tentang Komunikasi Terapeutik Di Rumah Sakit. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 8(2 SE-Articles). https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.117

Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, dan Aktifitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12

Astuti, A. (2017). Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Poli Penyakit Dalam RSUD Jombang (Studi Di Poli Penyakit Dalam Rsud Jombang). STIKES Insan Cendekia Medika Jombang. http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/id/eprint/46

Darmawan, D., & Zulfa, S. (2015). Pengaruh promosi kesehatan terhadap motivasi pasien hipertensi tentang pelaksanaan diet hipertensi di poliklinik penyakit dalam RS. Rajawali bandung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1), 56–73. https://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI/article/view/1187

Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328. https://doi.org/10.35790/ecl.v9i2.32852

Nur Syamsi Norma Lalla. (2022). Layanan Home Care sebagai Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan. Abdimas Polsaka, 45–49. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v1i2.16

Perkeni. (2015). Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Pb. Perkeni. https://www.academia.edu/download/52235026/attachment11.pdf

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Surbakti, C. I., Br Ginting, G. A., Modesta Tarigan, Andre Prayoga, Raissa Fitri, Ferdinand Ginting, Riska Suhaila, Indah Khadila, Hot Silvi, & Herdy Marettiany. (2026). PERAN APOTEKER DALAM PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI RISIKO DIABETES MELITUS DI APOTEK BETANIA KABANJAHE . Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 138–142. https://doi.org/10.51544/jam.v7i1.6533