PEMERIKSAAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PASIEN DENGAN DM TIPE 2 YANG BERKUNJUNG DI RS SINAR HUSNI
DOI:
https://doi.org/10.51544/jalm.v11i1.6170Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Trigliserida, Diabetes Melitus Tipe 2, Trigliserida, DislipidemiaAbstract
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang berisiko tinggi memicu komplikasi kardiovaskular akibat dislipidemia.
Tujuan: untuk mengetahui gambaran kadar trigliserida pada pasien DM Tipe 2 di RS Sinar Husni.
Metode: yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian sebanyak 30 responden diambil menggunakan teknik consecutive sampling di Laboratorium Patologi Klinik RS Sinar Husni.
Hasil: menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (60%) dan berada pada kelompok usia ≥ 45 tahun (87%). Sebanyak 18 pasien (60%) memiliki kadar trigliserida tinggi (> 150 mg/dL), dan ditemukan hubungan yang signifikan antara faktor usia dengan peningkatan kadar trigliserida (p = 0,045).
Kesimpulan: sebagian besar penderita DM Tipe 2 di RS Sinar Husni mengalami hipertrigliseridemia yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk melakukan pemantauan profil lipid secara rutin dan memberikan edukasi diet ketat bagi pasien diabetes.
Downloads
References
Anwar, S., & Kusnanto. (2022). Hubungan Durasi Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kadar Profil Lipid pada Pasien Rawat Jalan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 6(1), 12-25.
Bastien, M., et al. (2024). Cardiovascular Risk Management in Patients with Type 2 Diabetes: A Clinical Update. Journal of Clinical Medicine, 13(2), 445. https://doi.org/10.3390/jcm13020445
PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.
Putri, R., & Santoso, A. (2023). Analisis Profil Lipid (Kolesterol, Trigliserida, LDL, HDL) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum. Jurnal Patologi Klinik Indonesia, 15(2), 101-110.
Sari, N., & Wijaya, I. K. (2021). Gambaran Kadar Trigliserida pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Laboratorium Klinik. Jurnal Teknologi Laboratorium Medis, 4(1), 30-36.
World Health Organization. (2023). Diabetes: Key Facts and Global Statistics. WHO Press.
Risya Auliya,et al.(2025) Identifikasi Mutasi Gen Transcription Factor 7 like 2 (tcf7l2) SNP RS 7901695 Penderita Diabetes Militus Tipe-2 Menggunakan PCR.Jurnal analis Laboratorium Medik,10 (2)197-206.
Surida, Wa Ode, Imam Agus Faisal, and Ira Pangesti. 2025. “Korelasi Kadar Glukosa Darah Dengan Hitung Jenis Leukosit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Bahteramas Kota Kendari Sulawesi Tenggara.”JurnalAnalisLaboratoriumMedik10(2):215–225.
Faizha, Naela Dinda, and Muhammad Taufiq Qurrohman. 2025. “Deteksi Candida Albicans Pada Saliva Wanita Dengan Diabetes Mellitus Berdasarkan WilayahITS1 DAN ITS2.” Jurnal Analis Laboratorium Medik10 (1): 34–42. https://doi.org/https://doi.org/10.51544/jalm.v10i1.5866
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Salsabila, Fitri Handayani Siregar, Devi Frisca Nanda Nasution, Ikhsan Ibrahim Pohan, Sabina Dwi Annisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







