PEMERIKSAAN KOLESTROL MENGGUNAKAN METODE REAKSI ENZIMATIK PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS MARTHA FRISKA
DOI:
https://doi.org/10.51544/jalm.v11i1.6167Keywords:
Kolesterol, Hipertensi, EnzimatikAbstract
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi pemicu utama kematian dini di dunia. Kondisi ini sering diperburuk oleh hiperkolesterolemia, di mana peningkatan kadar lemak dalam darah memicu aterosklerosis yang meningkatkan resistensi pembuluh darah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol total pada pasien hipertensi di RS MARTHA FRISKA dengan menggunakan metode reaksi enzimatik.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 50 pasien hipertensi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Kadar kolesterol diperiksa menggunakan metode Cholesterol Oxidase - Peroxidase Aminoantipyrene (CHOD-PAP). Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden, sebanyak 12 pasien (24%) memiliki kadar kolesterol normal, 18 pasien (36%) berada pada ambang batas tinggi, dan 20 pasien (40%) memiliki kadar kolesterol tinggi. Secara keseluruhan, 76% pasien hipertensi memiliki kadar kolesterol di atas nilai normal.
Kesimpulan: Adanya kaitan yang erat antara peningkatan tekanan darah dengan kenaikan kadar kolesterol total. Sebagian besar pasien hipertensi di RS MARTHA FRISKA memiliki kadar kolesterol tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya pemantauan profil lipid secara rutin dan manajemen diet bagi penderita hipertensi untuk mencegah komplikasi kardiovaskular
Downloads
References
Alwi, I., dkk. (2019). Panduan Praktik Klinis: Penatalaksanaan Dislipidemia di Indonesia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Anwar, T. B. (2004). Dislipidemia sebagai Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Bishop, M. L., Fody, E. P., & Schoeff, L. E. (2020). Clinical Chemistry: Principles, Techniques, and Correlations (8th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer Health.
Dahlan, M. S. (2014). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.
Ganiswarna, S. G. (2016). Farmakologi dan Terapi (Edisi 6). Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Hipertensi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).
Murray, R. K., Bender, D. A., Botham, K. M., Kennelly, P. J., Rodwell, V. W., & Weil, P. A. (2018). Biokimia Harper (Edisi 31). Jakarta: EGC Medical Publisher.
World Health Organization. (2021). Guideline for the Pharmacological Treatment of Hypertension in Adults. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rama Shinta, Fitri Handayani Siregar, Sri Muri Dasa Wardhani, M. Yuda Fahlevy, M. Padil Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







