JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos
<p style="text-align: justify;">Jurnal Teknologi Kesehatan dan Ilmu Sosial (TEKESNOS) diterbitkan oleh Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sain dan Teknologi Informasi, Ilmu Kesehatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan serta Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan hasil pemikiran yang mendasari teknologi menjadi hal penting di dalam segala keilmuan, baik dari segi kesehatan dan ilmu sosial. Jurnal TEKESNOS terbangun dari kolaborasi multidisiplin ilmu dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat pada bidang teknologi berbasis industri 4.0. Jurnal Teknologi Kesehatan dan Ilmu Sosial (TEKESNOS) terbit 2 (dua) kali dalam setahun antara bulan Maret dan November. Jurnal Teknologi Kesehatan dan Ilmu Sosial (TEKESNOS) telah memiliki nomor <strong>E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1574303408">2270-8907.</a></strong></p>Universitas Sari Mutiara Indonesiaen-USJURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)2720-8907HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAAN ANAK PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK USIA (5-18 TAHUN) DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6457
<p style="text-align: justify;">Kecemasaan merupakan masalah yang ditandai dengan menolak diberikan Tindakan keperawatan, ganguan tidur, gelisah, khawatir, takut, mudah menanggis, menurunya nafsu makan Kehadiran dukungan keluarga dapat mengurangi tingkat kecemasan pasien serta memengaruhi tingkat dukungan yang mereka terima.Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan Tingkat kecemasan anak penderita gagal ginjal kronik usia 5-18 tahun di RSUP Haji Adam Malik. Jenis penelitian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan <em>Croos Sectional</em>. Populasi dalam studi ini adalah keluarga dan anak GGK , sampel dalam penelitian ini adalah 73 orang menggunakan teknik sampling total. Alat yang digunakan untuk mengukur Tingkat kecemasan anak penderita gagal ginjal kronik adalah kuesioner <em>Zung-Self Rating Anxiety</em> . Dari data 18 orang (24.7%) mempunyai dukungan keluarga baik dengan kecemasan pada anak kategori tidak cemas 10 orang (13.7%), kategori kecemasan ringan 6 orang (8.2%) kategori kecemasan sedang 2 orang (2.7%). Dari 37 orang (50.7%) mempunyai dukungan keluarga cukup dengan kecemasan pada anak kategori tidak cemas 5 orang (6.8%), kategori kecemasan ringan 22 orang (30.1%), kategori kecemasan sedang 10 orang (13.7%). Dari 18 orang (24.7%) mempunyai dukungan keluarga kurang dengan kecemasan pada anak kategori tidak cemas 3 orang (4.1%), kategori kecemasan ringan 5 orang Disimpulkan bahwa ada hubungan Dukungan keluarga dengan Tingkat kecemasaan anak penderita GGK usia 5-18 tahun di rsup haji adam malik (nilai p = 0,005). Saran dalam studi ini Diharapkan dapat meningkatkan dukungan keluarga dalam mengurangi kecemasaan pada anak melalui memberikan pendidikan relizi pada anak, senangtiasa mendampingi anak dalam dalam pengobatan gagal ginjal kronik.</p>LindaRani Kawati DamanikRika Rejeki
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-132025-11-137211310.51544/tekesnos.v7i2.6457GAMBARAN KADAR Triiodothyronin (T3) PADA PASIEN PENDERITA GANGGUAN TIROID DI RSU SARI MUTIARA LUBUK PAKAM TAHUN 2025
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6458
<p style="text-align: justify;">Gangguan tiroid merupakan kondisi yang disebabkan oleh masalah pada kelenjar tiroid, baik dalam hal bentuk maupun fungsi. Tiroid merupakan kelenjar endokrin terbesar di dalam tubuh manusia yang terletak di bagian depan dari leher. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid berupa tiroksin (T4) dan <em>Triiodothyronin</em> (<em>T3</em>). Hormon tiroid berperan dalam meningkatkan laju metabolisme basal di berbagai jaringan tubuh. Hormon ini juga mendorong sintesis protein tertentu yang berkontribusi pada proses kalorigenesis (produksi panas) serta mempengaruhi protein, karbohidrat, dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kadar <em>Triiodothyronin</em> <em>(T3)</em> pada pasien penderita gangguan tiroid di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam Tahun 2025. Jenis penelitian ini bersifat Retrospektif. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 pasien (accidental sampling). Hasil dari penelitian ini <em>Hipertiroidisme</em> sebanyak 10 pasien yaitu mencapai 66,6% dari seluruh total pasien, hasil Normal sebanyak 4 pasien (26,7%) hasil <em>Hipotiroidisme</em> sebanyak 1 pasien (6,7%). Pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 13 pasien (86,7%), sedangkan pasien berjenis kelamin laki-laki hanya 2 pasien (13,3%). Pasien dengan usia 9-18 tahun sebanyak 2 pasien (13,3%), pasien dengan usia (19-25 tahun) sebanyak 3 pasien (20%), pasien dengan usia 26-59 tahun memiliki presentase yang lebih besar yaitu sebanyak 8 pasien (53,4%), pasien dengan usia 60-72 tahun sebanyak 2 pasien (13,3 %). Saran bagi pasien penderita gangguan tiroid (<em>Hipertiroidisme</em>) harus tetap jaga kesehatan dan mengontrol pola hidup dan mengonsumsi Garam ber yodium yang cukup dan rutin kontrol.</p>Tiara RajagukgukJohansen HutajuluMalemta TariganJesindo Saragih
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-132025-11-1372142110.51544/tekesnos.v7i2.6458PENGARUH MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SDN 066652 MEDAN HELVETIA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6434
<p>Kurangnya kemampuan membaca siswa dapat disebabkan kurangnya minat siswa belajar membaca pada saat di rumah, dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di sekolah dimana guru masih terpaku pada buku pegangan, serta pembelajaran masih didominasi oleh guru sehingga siswa kurang terlibat pada saat pembelajaran. Melalui penerapan buku cerita bergambar dalam pembelajaran membaca pemahaman diyakini dapat memperbaiki hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SDN 066652 Medan Helvetia. Metode penelitian adalah desain pra-tes dan pasca-tes satu kelompok, metodologi kuantitatif, dan eksperimen quasi. Populasi penelitian terdiri dari 24 siswa kelas III di SDN 066652 Medan Helvetia. Strategi pengambilan sampel jenuh dipakai dalam penelitian ini. Penelitian ini memakai tes, observasi, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skor pra-tes ialah 53,75, sedangkan rata-rata skor pasca-tes meningkat menjadi 82,5, Media buku bergambar berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa kelas III di UPT SDN 066652 Medan Helvetia untuk tahun ajaran 2024/2025 karena hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi sig (2-ujung) ialah 0,000 < 0,05, nilai t yang dihitung ialah 10,664, dan nilai t tabel ialah 2,069. Ha diterima dan Ho ditolak. Penggunaan buku cerita bergambar media dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sehinggu siswa mudah mengikuti kegiatan pembelajaran.</p>Maria Friska NainggolanAlfred Kristian GuloArman Bemby SinagaAntonius Sembiring
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972223210.51544/tekesnos.v7i2.6434SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DI SMA NEGERI 2 PANGKATAN BERBASIS WEB
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6498
<p style="text-align: justify;">Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong pemanfaatan sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi di berbagai bidang, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan sekolah. SMA Negeri 2 pangkatan sebelumnya masih menggunakan sistem manual dalam pendataan buku, peminjaman dan pengembalian yang sering menimbulkan keterlambatan serta risiko kehilangan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi perpustakaan berbasis web dengan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai basis data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan dapat mempermudah pengelolaan data buku, anggota, peminjaman, dan pengembalian secara lebih efektif dan efisien, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta menyediakan laporan secara real-time. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan di SMA Negeri 2 Pangkatan.</p>Burhanuddin DamanikDebora SembiringRiah Ukur GintingHarold Situmorang
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972334910.51544/tekesnos.v7i2.6498FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN APD PADA TENAGA KERJA PENYEMPROTAN PESTISIDA KELAPA SAWIT DI PTPN IV KEBUN ADOLINA PERBAUNGAN TAHUN 2025
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6499
<p style="text-align: justify;">Penggunaan pestisida dalam kegiatan penyemprotan kelapa sawit berisiko tinggi terhadap kesehatan pekerja. Alat Pelindung Diri (APD) menjadi sarana penting untuk mencegah risiko tersebut. Namun, tingkat kepatuhan dalam penggunaannya masih menjadi tantangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemakaian APD pada tenaga kerja penyemprotan pestisida di PTPN IV Kebun Adolina Perbaungan Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja penyemprotan pestisida sebanyak 33 orang dan menggunakan teknik total populasi sebanyak 33 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil analisis univariat diketahui 42,2% berusia lansia awal (46-55) tahun, 72,7% masa kerja lama, 60,6% berpendidikan menengah (SMA), 72,7% berpengetahuan tinggi, 75,8% memiliki ketersediaan APD, 72,7% patuh menggunakan APD. Hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan antara masa kerja (<em>p</em>=0,031), pendidikan (<em>p</em>=0.005), pengetahuan (<em>p</em>=0,031), dan ketersediaan APD (<em>p</em>=0,010) terhadap penggunaan APD pada pekerja, serta tidak ada hubungan antara usia (<em>p</em>=0,546) dengan penggunaan APD pada pekerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pekerja sebaiknya menggunakan APD dengan lengkap saat bekerja untuk mencegah agar tidak terpapar oleh zat pestisida,</p>Lia Rosa Veronika SinagaJasmen ManurungSeri Asnawati MuntheDella Kuswinda Tanjung
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972506310.51544/tekesnos.v7i2.6499ANALISIS SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI ENTEROCOCCUS FAECALIS PADA INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI LABORATORIUM KLINIK BUNDA THAMRIN MEDAN TAHUN 2025
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6441
<p>Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri tersering yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme patogen, salah satunya adalah <em>Enterococcus faecalis</em>. Meningkatnya resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah penting dalam penatalaksanaan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sensitivitas antibiotik terhadap <em>E. faecalis</em> pada pasien ISK di Laboratorium Klinik Bunda Thamrin Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan laboratorium. Sampel berupa isolat urin pasien dengan hasil identifikasi <em>E. faecalis</em> melalui pewarnaan Gram, uji biokimia, serta pengujian sensitivitas menggunakan metode Kirby-Bauer disk diffusion dan alat VITEK 2 Compact terhadap 19 jenis antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>E. faecalis</em> sensitif terhadap golongan beta-laktam (Ampicillin, Amoxicillin, Amoxicillin/Clavulanic Acid, Ampicillin/Sulbactam, Piperacillin/Tazobactam, Imipenem), Linezolid, Vancomycin, Tigecycline, Nitrofurantoin, dan Trimethoprim/Sulfamethoxazole. Resistensi tinggi ditemukan terhadap Quinupristin/Dalfopristin, Ciprofloxacin, Levofloxacin, dan Tetracycline. Temuan ini menunjukkan pentingnya uji sensitivitas antibiotik sebelum pemberian terapi empiris guna meningkatkan efektivitas pengobatan dan mencegah resistensi antimikroba.</p>Marti SilfiaWinda Irawati ZebuaDenrison Purba
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972647310.51544/tekesnos.v7i2.6441SENAM KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN RISIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT : A SINGLE CASE STUDY
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6559
<p style="text-align: justify;">Diabetes melitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang di tandai dengan hiperglikemia.. Aliran darah yang tidak lancar ke daerah perifer oleh karena hiperglikemia, berisiko terjadinya gangguan integritas kulit di daerah kaki. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari senam kaki pada pasien Diabetes Melitus dengan risiko gangguan integritas kulit, Metode penelitian dengan disain deskriptive berupa studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang perempuan yang berusia 43 tahun, mengeluh kakinya terasa kesemutan dan kebas. Ia telah menderita diabetes melitus sejak satu setengah tahun yang lalu. Intervensi latihan kaki diberikan selama tiga hari setiap pagi dan sore hari. Hasil: partisipan tidak menunjukkan adanya tanda dan gejala gangguan integritas kulit pada daerah kaki. Kesimpulan: latihan kaki efektive diberikan kepada pasien diabetes melitus dengan risiko terjadinya gangguan integritas kulit.</p>Elida SinurayaFrida L SaragihKristiani LahaguFlora Sijabat
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972747710.51544/tekesnos.v7i2.6559ANALISIS PEMANFAATAN BUNGA TELANG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, MEDAN, SUMATERA UTARA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6806
<p style="text-align: justify;"><strong>Latar belakang:</strong> Bunga telang (<em>Clitoria ternatea</em>) salah satu dari tanaman yang semua bagiannya memiliki manfaat fungsional bagi tubuh manusia dan merupakan tanaman merambat yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan sangat mudah tumbuh namun seringkali dibuat sebagai tanaman hias.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan:</strong> Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan variasi produk dari bunga telang, dari bahan mentah menjadi produk bernilai untuk meningkatkan pendapatan seperti teh kering, sirup, dan pewarna alami, yang bermanfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, antikanker, antiinflamasi, antibiotik dan melindungi jaringan hati.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Metode:</strong> yang digunakan adalah pelatihan pengolahan pangan dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (<em>Multiple Regression Analysis</em>).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Hasil:</strong> menunjukkan bahwa diversifikasi produk bunga telang mampu meningkatkan margin keuntungan sebesar 30-60% dibandingkan penjualan bunga segar. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Data diambil dari 25 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan: </strong>Hasil penelitian menyatakan diversifikasi pengolahan bunga telang dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga bunga telang, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun.</p>Rahmawaty HasibuanEka Rizki MeiwindaAl Putri OktaviaSunantoTika Handayani
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972788810.51544/tekesnos.v7i2.6806PENERAPAN ANTAR JEMPUT KOLEKSI PERPUSTAKAAN PADA SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6807
<p style="text-align: justify;"><strong>Latar belakang:</strong> Perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar yang mendukung kegiatan akademik. Namun, sistem manual yang masih diterapkan di Universitas Sari Mutiara Indonesia mengakibatkan berbagai kendala, seperti pencatatan data yang tidak efisien, potensi kesalahan dalam transaksi peminjaman/pengembalian, serta kesulitan dalam pencarian informasi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan: </strong>Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi perpustakaan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data buku dan anggota, proses peminjaman serta pengembalian buku secara digital, dan memberikan akses informasi yang lebih mudah kepada pengguna.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Metode:</strong> Peneliti menggunakan metode Observasi Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan melakukan penelitian di perpustakaan Universitas Sari Mutiara Indonesia serta mengamati sistem yang saat ini berjalan di perpustakaan tersebut. Wawancara dalam Pengumpulan data dilakukan dengan cara berdialog langsung dengan pustakawan di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Studi Pustaka Dalam metode ini, penulis mengumpulkan informasi yang digunakan sebagai referensi dengan mencari sumber dari buku dan jurnal yang tersedia di internet. Metode Pengembangan Sistem Salah satu model pengembangan perangkat lunak atau Software Development Life Cycle (SDLC) yaitu model waterfall atau air terjun. Model ini sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linier) atau alur hidup (classic life cucle). Model ait terjun meyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Hasil:</strong> pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kenyamanan layanan perpustakaan. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur perhitungan denda otomatis dan riwayat peminjaman, serta dapat diakses secara daring oleh anggota.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan:</strong> penerapan fitur antar jemput koleksi juga membantu meningkatkan kepuasan pengguna dan mendukung transformasi digital di lingkungan perpustakaan. Integrasi fitur antar jemput dengan sistem manajemen perpustakaan yang sudah ada berjalan dengan baik sehingga memastikan kelancaran proses administrasi dan pelayanan. Namun, keberhasilan sistem ini juga bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung yang memadai.</p>Rianto SitanggangImran Jelius TelaumbanuaAlexander F.K SiberoImmanuel H G ManurungLius LuahaDedy Armiady
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-2972899410.51544/tekesnos.v7i2.6807PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT GUNA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DI RS ADVENT MEDAN
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6852
<p style="text-align: justify;"><strong>Latar belakang</strong>: untuk meningkatkan kesehatan ,mencegah dan mengobati penyakit ,serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat keluarga dan komunitas ,layanan kesehatan rumah sakit sangat penting. Jenis dan bentuk layanan rumah sakit ditentukan oleh tujuan, cakupan, dan organisasi perawatan kesehatan. Setiap rumah sakit harus membuat dan menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013. SIMRS dimaksudkan untuk membantu operasional rumah sakit dengan mengumpulkan, memproses, menganalisis, menyajikan, dan meringkas data.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan</strong>: mengetahui penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit guna meningkatkan mutu palayanan di RS Advent Medan .</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Metode</strong>: secara kualitatif, Sistem Lunak (Soft System Methodology/SSM) dan NVivo 12 digunakan dalam penelitian eksplorasi kualitatif ini. Wawancara mendalam, tinjauan pustaka, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Hasil</strong>: menunjukkan bahwa SIMRS secara signifikan meningkatkan kualitas layanan, namun masih diperlukan peningkatan lebih lanjut.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan: </strong>Terdapat kekurangan dalam penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit guna meningkatkan mutu pelayanan di RS Advent Medan.</p>Ema Hardianti NaibahoTamaralina KaronaSimhot Maruli Tua Simbolon
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-29729510410.51544/tekesnos.v7i2.6852PENGUKURAN STATUS GIZI DAN PENGENALAN MAKANAN SEHAT PADA ANAK USIA DINI DI TK KALAM KUDUS MEDAN
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6853
<p><strong><em>Background:</em></strong><em> Early childhood education, such as kindergarten (TK), plays a crucial role in establishing the foundation for children's physical and cognitive development. Early childhood growth significantly impacts children's health, which is greatly influenced by the quantity and variety of food they eat. Nutritional problems in toddlers and young children remain a serious issue in Indonesia, with high prevalences of stunting, wasting, underweight, and overweight. All of these conditions are caused by an imbalance between nutritional intake and a child's body needs, which can negatively impact their health and cognitive development in the future. Furthermore, this can also increase a child's risk of disease and death. </em></p> <p><strong><em>Objective:</em></strong><em> This study aims to examine the nutritional status of toddlers using indicators of height/age, weight/age, and height/weight. </em></p> <p><strong><em>Method:</em></strong><em> This research is descriptive with sampling technique using total sampling which is done by taking all respondents who were at the time of the research as many as 37 children of Kalam Kudus Kindergarten Medan consisting of PAUD and Kindergarten A and Kindergarten B. </em></p> <p><strong><em>Results:</em></strong><em> It was found that there were 37.85% indicators of TB/U nutritional status in the short and very short group 2.70% and there were 5.40% who were tall, Indicators of BB/U nutritional status in the less category 13.52% and very less nutrition 5.4% and 24.32% in the overweight category. Indicators of TB/BB nutritional status in the very less category 5.4%, less 13.52% and more risk 10.82% and more (obesity as much as 13.51%. </em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Conclusion:</em></strong><em> It is hoped that there will be attention from parents regarding the provision of food at home, breakfast and provisions to be brought to school, teachers can also provide motivation and interesting games about healthy and nutritious food.</em></p>Darwita Juniwati BarusHenny Arwina BangunTaruli R SinagaCinthia Agnes
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-297210511310.51544/tekesnos.v7i2.6853KEKUATAN HUKUM BAGI PEMILIK SKCK SEBAGAI PERSYARATAN CALON LEGISLATIF YANG PERNAH MELAKUKAN TINDAK PIDANA BERDASARKAN PERKAP No. 6 TAHUN 2023 (STUDI KASUS POLRESTABES MEDAN)
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6861
<p style="text-align: justify;"><strong>Latarbelakang</strong>: Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) memiliki kekuatan hukum yang berlaku secara nasional, termasuk bagi mantan narapidana, dengan mencantumkan riwayat hukum pemiliknya. Penerbitan SKCK oleh Polri berdasarkan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 menimbulkan implikasi hukum terhadap pencalonan anggota legislatif.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan</strong>: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum penerbitan SKCK bagi calon legislatif yang pernah melakukan tindak pidana, penerapan Perkap No. 6 Tahun 2023 di Polrestabes Medan, serta peran KPU dalam memastikan pemenuhan kriteria calon legislatif.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Metode</strong>: Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris melalui wawancara dan analisis bahan hukum primer serta sekunder.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Hasil</strong>: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkap No. 6 Tahun 2023 menjadi acuan dalam verifikasi keabsahan SKCK dan integritas calon legislatif.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan:</strong> SKCK memiliki peran penting sebagai alat verifikasi administratif yang mendukung proses seleksi calon legislatif secara objektif. Penerapan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 membantu menjamin integritas proses pencalonan tanpa mengabaikan hak politik warga negara yang telah menjalani sanksi pidana sesuai ketentuan hukum.</p>JelytaMicael Jeriko DamanikMarihot SimanjuntakDirwan Manik
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-297211412010.51544/tekesnos.v7i2.6861FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TENAGA KERJA PEMANEN DIVISI I DI PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS GURACH BATU KABUPATEN ASAHAN TAHUN 2025
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/6894
<p style="text-align: justify;"><strong>Latar belakang:</strong> Kecelakaan kerja masih menjadi masalah utama di sektor perkebunan, khususnya pada pekerja pemanen kelapa sawit. Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan salah satu upaya pencegahan kecelakaan saat bekerja namun tingkat kepatuhan pekerja yang masih dikatakan tergolong rendah.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada tenaga kerja pemanen Divisi I di PT. Bakrie Sumatera Plantations Gurach Batu tahun 2025.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode <em>cross sectional.</em> Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja pemanen divisi I sebanyak 30 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (total populasi). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Chi Square</em> dengan tingkat signifikansi 0,05.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Hasil:</strong> Mayoritas pekerja berusia 33-40 tahun sebanyak 46,7% dan pekerja berpendidikan SMA 70,0%. Sebanyak 56,7% pekerja memiliki pengetahuan kurang baik, dan 60% pekerja merasa nyaman menggunakan APD, namun 70% pekerja menyatakan pengawasan masih kurang baik. Tingkat kepatuhan penggunaan APD masih tergolong rendah, yaitu 56,7% pekerja tidak patuh menggunakan alat pelindung diri. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan kenyamanan APD (p=0,000) dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD (p=0,127).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan</strong>nya, pengetahuan dan kenyamanan menjadi faktor utama yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan pekerja, sedangkan pengawasan K3 tidak berhubungan. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan kenyamanan Alat Pelindung Diri (APD) melalui edukasi tentang pentingnya penggunaan APD, pelatihan, dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang nyaman dan sesuai untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perkebunan.</p>Johansen HutajuluMindo Tua SiagianEvawani Martalena SilitongaMido Ester J. SitorusSarah Angelina Claudia Damanik
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
2025-11-292025-11-297212113110.51544/tekesnos.v7i2.6894