Peran Kepolisian Dalam Menangani Tindak Pidana Penegroyokan Oleh Geng Motor Di Kota Medan Sesuai Pasal 170 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Studi Kasus Polrestabes Medan)
Keywords:
Role of The Policy, Beatings, Motorcycle GangsAbstract
This research discusses the role of the police in handling criminal acts of beatings by motorbike gangs in Medan City in accordance with Article 170 paragraph 1 of the Criminal Code. To achieve the research objectives, the author conducted interviews with the Medan Police. The research method used is empirical juridical research. The results of this research show that the factors causing the crime of beatings are family factors, age factors, education factors, and solidarity factors. The Medan Police have made efforts to deal with acts of beatings by motorbike gangs, namely anticipatory efforts, restraint efforts, and proactive efforts. However, there are obstacles in dealing with criminal acts of beatings by motorbike gangs, namely law enforcement that is not strict enough, inadequate infrastructure, the perpetrators are mostly still students, and lack of participation from the community.of quite diverse collections about various scientific fields.
Downloads
References
Adam dkk, 2000, Ensiklopedia Ilmu-Ilmu Sosial, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
AdamiChazawi, 2012, Pelajaran Hukum Pidana Bagian 1, Jakarta: PT Raja Grafindo.
Awan Mutakin dkk, 2004, Dinamika Masyarakat Indonesia. Bandung: Genesindo.
Awaloedi Djamin, 1995, Administrasi Kepolisian, Kenyataan dan Harapan. Bandung: Polri.
Bruce, J. Cohen, 2009, Peranan Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rineca Cipta.
Erich Fromm, 2001, Akar Kekerasan, Analisis Sosio- Psikologis atas Watak Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Erdianto Efendi, 2011, Hukum Pidana Indonesia-Suata Pengantar. Bandung: PT Rafika Aditama.
Evi Hartanti, 2012, Tindak Pidana Korupsi, Edisi Kedua. Jakarta: Sinar Grafika.
HR, Ridwan, 2009, Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Pers.
H, Pudi Rahardi, 2007, Hukum Kepolisian [Preofesionalisme dan Reformasi Polri]. Surabaya: Laksbang Mediatama.
Ismu Gunadi dkk, 2015, Cepat dan Mudah Memahami Hukum Pidana. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2016, Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring.
Kartini Kartono, 2014, Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.
Moeljatno, 2008, Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineca Cipta.
Momo Kelana, 1994, Hukum Kepolisian. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
R, Soesilo, 1976, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Bogor: Poltiea.
P.A.F Lamintang dkk, 2014, Dasar-Dasar Hukum Pidana Di Indonesia. Jakarta; Sinar Grafika.
Sadjijono, 2006, Hukum Kepolisian, Persfektif Kedudukan Dan Hubungan Dalam Hukum Administrasi. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
S.R Sianturi, 1996, Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia dan Penerapannya. Jakarta: Ahaem-Petehaem.
Soebroto Brotodiredjo dkk, 1997, Penegakan Hukum Di Lapangan Oleh Polri. Jakarta: Dinas Hukum Polri.
Soejono Soekanto, 2002, Konsep Peranan. Jakarta: Bumi Aksara.
W.J.S Purwodarminto, 1986, Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Adrian Yoga Prastyanto et.aII., 2015, Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengeroyokan. Jurnal Online Varia Justicia.
Mahmud Mulyadi, 2009, Kepolisian Dalam Sistem Peradilan Pidana. Medan: USU Press.
Tongat, 2009, Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia Dalam Persfektif Pembaharuan. Malang: UMM Press.