INKLUSIVITAS TANPA PARTISIPASI: STUDI KUALITATIF TENTANG RENDAHNYA KUNJUNGAN PENYANDANG DISABILITAS KE PERPUSTAKAAN NASIONAL MESKIPUN FASILITAS SUDAH RAMAH DISABILITAS

Authors

  • Muhammad Idzharulhaq Volasoohy Universitas Negeri Padang
  • Marlini Marlini Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.51544/jnli.v2i2.6661

Keywords:

Layanan inklusif , penyadang disabilitas, Perpustakaan Nasional , Pengguna, Aksesbilitas

Abstract

Perpustakaan memiliki peran penting dalam menyediakan akses informasi yang inklusif bagi penyandang disabilitas, namun ketersediaan fasilitas ramah disabilitas belum sepenuhnya diikuti oleh tingginya partisipasi pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas layanan inklusif serta faktor penyebab rendahnya partisipasi penyandang disabilitas dalam memanfaatkan layanan perpustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme, melibatkan pustakawan layanan disabilitas sebagai informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan mobilitas, minimnya sosialisasi, keterbatasan koleksi aksesibel, dan kompetensi pustakawan memengaruhi rendahnya partisipasi. Kesimpulannya, layanan inklusif perlu dikembangkan secara holistik dan partisipatif sebagai dasar pengabdian kepada masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, R., & Kurniawati, D. (2022). Kompetensi pustakawan dalam pelayanan bagi penyandang disabilitas di perpustakaan umum. Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 7(2), 115–128. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/

Brunskill, D. (2020). Inclusive but underused: Accessibility in public library services. Library Management, 41(5), 287–301. https://doi.org/10.1108/LM-01-2020-0012

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Handari. (2019). Aksesibilitas layanan perpustakaan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Banjarnegara. Media Pustakawan, 26(1). https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/article/view/180

Hidayat, A. (2020). Stigma sosial terhadap penyandang disabilitas dalam akses ruang publik. Jurnal Sosial Humaniora, 13(2), 121–132. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jsh/

International Federation of Library Associations, & Institutions. (2021). IFLA Guidelines for Library Services to Persons with Dyslexia and Other Reading Difficulties. https://www.ifla.org/publications/ifla-guidelines-for-library-services-to-persons-with-dyslexia-and-other-reading-difficulties/

Kurniasih, T. (2022). Pelayanan humanis di perpustakaan: Pendekatan empatik terhadap pengguna disabilitas. Jurnal Perpustakaan Dan Layanan Informasi, 9(2), 145–158. https://ejournal.perpusnas.go.id/

Mokhtar, M. (2021). Inclusivity without participation: Challenges in library access for disabled communities. Malaysian Journal of Library and Information Science, 26(4), 15–29. https://mjlis.um.edu.my/

Oliver, M. (1990). The Politics of Disablement. Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-1-349-20895-1

Patton, M. Q. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). Sage Publications.

Rifa, S. D., Rosyani, W., & Margono, H. (2023). The Urgency of Disability Services in the Library with Literature Review. Pustakaloka, 15(2). https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/pustakaloka/article/view/8524

Sandelowski, M. (2000). Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing & Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240X(200008)23:4<334::AID-NUR9>3.0.CO;2-G

Sari, Y. (2021). Pengelolaan data partisipasi pengguna inklusif dalam pengembangan kebijakan perpustakaan. Jurnal Informasi Dan Data Publik, 3(2), 56–70.

Smith, J., & Evans, P. (2020). Data-driven evaluation in inclusive library services. Library Management Review, 41(5), 301–315. https://doi.org/10.1108/LMR-02-2020-0034

Downloads

Published

2025-12-31