SELF-EFFICACY PERAWAT INTENSIVE CARE DALAM MELAKUKAN PENILAIAN NYERI PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN

Authors

  • Indah Dwi Andhini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Popon Haryeti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ayu Prameswari Kusuma Astuti Universitas Pendidikan Indonesia

Keywords:

self-efficacy, pain assesment, intensive care

Abstract

Latar belakang: Penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran merupakan komponen penting dalam asuhan keperawatan intensif, dan self-efficacy perawat berperan dalam menentukan keyakinan serta konsistensi mereka dalam melakukan penilaian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat self-efficacy perawat intensive care dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran.

Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat self-efficacy perawat intensive care dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran.

Metode: Deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 68 perawat yang bekerja di ruang intensive care. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner modifikasi general self-efficacy scale yang terdiri dari 16 pernyataan yang menilai tingkat keyakinan perawat dalam menghadapi tugas penilaian nyeri.

Hasil: Mayoritas perawat berada pada kategori self-efficacy sedang (mean 47,53), baik pada skor total maupun seluruh dimensi.

Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa perawat memiliki keyakinan diri yang cukup baik dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran, namun tetap memerlukan penguatan melalui pelatihan serta pembinaan berkelanjutan agar akurasi dan konsistensi praktik penilaian nyeri dapat meningkat secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Raja SN, Carr DB, Cohen M, Finnerup NB, Flor H, Gibson S, et al. The revised International Association for the Study of Pain definition of pain: concepts, challenges, and compromises. Pain. 2020;161(9):1976–82.

Silviani S, Trisyanu Y, Emaliyawati E. Manajemen Nyeri Pada PAsien Penurunan Kesadaran di Ruang Perawatan Intensif: Scooping Review. Malahayati Heal Student J. 2024;4(11):5046–59.

Kasrin R, Jafri Y, et. al. Manajemen nyeri non pharmacologi dengan tehnik relaksasi dan kompres air hangat. J PEDAMAS (Pengabdian Kpd Masyarakat) [Internet]. 2024;2(1):47–57. Available from: https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/193

Trijayanti IDN, Kurnia E, Napitu AA. Pengkajian Nyeri Pada Pasien Terpasang Ventilator (Alat Ukur Nyeri Sebagai Aplikasi Pengkajian dalam Asuhan Keperawatan Kritis ). Eureka Media Aksara. 2021;1(69):5–24.

Afenigus AD. Evaluating pain in non-verbal critical care patients: a narrative review of the critical care pain observation tool and Its clinical applications. Front Pain Res [Internet]. 2024;5(October):1–8. Available from: https://doi.org/10.3389/fpain.2024.1481085

Abdalrahim MS, Hamdan KM, Shaheen AM. Importance of preemptive analgesia and pain assessment as perceived by intensive care unit nurses. Br J Pain. 2023;17(4):400–7.

Deldar K, Froutan R, Ebadi A. Challenges faced by nurses in using pain assessment scale in patients unable to communicate: A qualitative study. BMC Nurs. 2018;17(1):1–8.

Pujiastuti H, Fitriani RN. Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Hasil Belajar Matematika. J Cendekia J Pendidik Mat. 2021;5(3):2799.

Klassen RM, Klassen JRL. Self-efficacy beliefs of medical students: a critical review. Perspect Med Educ. 2018;7(2):76–82.

Siregar T, Julianti RD. Hubungan Self-Efficacy Dengan Perilaku Caring Perawat Di Rawat Inap Rsud Dr.Drajat Prawiranegara Kota Serang Banten. J Keperawatan Widya Gantari Indones. 2024;8(1):10–8.

Lubaba L, Ediati A. Dukungan Keluarga dan Efikasi Diri selama Pandemi Covid-19: Perspektif Perawat. J Kesehat. 2022;13(2):240–6.

Putra PSP, Susilawati LKPA. Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Self Efficacy Dengan Tingkat Stres Pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. J Psikol Udayana. 2018;5(01):145.

Suhamdani H, Wiguna RI, Hardiansah Y, Husen LMS, Apriani LA. Hubungan Efikasi Diri dengan Tingkat Kecemasan Perawat pada Masa Pandemi Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bali Med J. 2020;7(2):215–23.

Amir H, Ningsih SR. Keterkaitan Pendidikan Dan Pelatihan Dengan Peningkatan Kinerja Perawat Di Ruang Melati Rsud Kota Kotamobagu. Infokes Info Kesehat. 2021;11(1):344–8.

Fatmawati, Zamli. Peningkatan Kompetensi Perawat Puskesmas Mehalaan melalui Pelatihan Berbasis Praktik dan Pendampingan. J Pengabdi Masy Bangsa. 2025;3(5):2286–90.

Adwinayanti NGAMA, Kamayani MOA, Widyanthari DM, Yanti NPED. Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya. Community Publ Nurs. 2025;13(2):129–36.

Triwijayantia R, Sandika, Romiko, Puryanti F. The Relationship Of Self Efficacy And Nurse’s Work Stress In The Icu. Indones J Perawat. 2022;7(1):77–82.

Mayastini NLPA, Antarika GY. Efikasi Diri Dengan Tingkat Kecemasan Pada Perawat Di Ruang Instalansi Gawat Darurat. J Aliansi Keperawatan Indones. 2025;1(2):75–83.

Indriasari MI, Tarigan E. Pengaruh Supervisi dan Coaching Kepala Ruangan terhadap Kinerja Perawat. J Syntax Admiration. 2024;5(2):568–78.

Nugroho C, Kosasih I. Analisis Self Efficacy Perawat Berdasarkan Data Demografi Di Tengah Pandemi COVID-19. J Ilm Pamenang. 2021;3(2):43–9.

Downloads

Published

2025-12-12

How to Cite

Andhini, I. D., Haryeti, P., & Astuti, A. P. K. (2025). SELF-EFFICACY PERAWAT INTENSIVE CARE DALAM MELAKUKAN PENILAIAN NYERI PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN. JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA, 8(2), 69–76. Retrieved from https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/5949