JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA
<p>Jurnal Kimia Saintek dan Pendidikan adalah jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Kimia Universitas Sari Mutiara Indonesia. Jurnal Kimia Saintek dan Pendidikan bertujuan untuk memudahkan interaksi, diskusi, dan selanjutnya memajukan gagasan dibidang keilmuan Kimia khususnya mengenai sains dan terapan, maupun di bidang pendidikan pada tingkat nasional maupun tingkat Internasional. Jurnal Kimia Saintek dan Pendidikan terbit 2 kali dalam satu tahun. Artikel ditulis dalam bahasa indonesia, untuk abstrak artikel ditulis dengan dua bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa Indonesia dengan menggunakan peraturan tata bahasa yang baik dan benar.</p> <p><strong>ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1515660377">2615-3378</a> (media online) | Terakreditasi <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/10153">SINTA 5</a></strong></p>Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesiaen-USJURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN2615-3378PERHITUNGAN KAJIAN KOMPUTASI INTERAKSI ANTARA LOW-DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) DENGAN POLIKAPROLAKTON (PCL)
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA/article/view/5974
<p>Penelitian ini menganalisis interaksi antara Low-Density Polyethylene (LDPE) dan Polikaprolakton (PCL) melalui kimia komputasi menggunakan metode semi-empiris CNDO. Optimasi geometri dan perhitungan energi interaksi (ΔEdimer) dilakukan untuk menilai stabilitas dan reaktivitas kompleks senyawa yang terbentuk. Jarak antar atom H LDPE dengan atom O pada gugus hidroksil dan karbonil PCL masing-masing 3,09 Å dan 2,96 Å mengindikasikan interaksi non-kovalen seperti ikatan hidrogen dan gaya van der Waals. Muatan atom menunjukkan redistribusi elektron signifikan, menandakan tarikan elektrostatik kuat antar atom. Energi interaksi total -459,8 kJ/mol menunjukkan pembentukan kompleks yang spontan dan stabil. Temuan ini mendukung pengembangan material plastik yang lebih ramah lingkungan dengan meningkatkan sifat biodegradabilitas dan mekanik melalui pencampuran LDPE dan PCL. Studi ini menegaskan peran penting kimia komputasi dalam memprediksi sifat dan interaksi molekuler bahan polimer sebelum eksperimen laboratorium lebih lanjut.</p>Irfan AldiMuhammad YusufRafiqa HaniFitri Amorita Agritina PurbaElly Maretha SamosirBella Junita Sari Br TambaMhd. Aldy Rivaldi
Copyright (c) 2026 Irfan Aldi, Muhammad Yusuf, Rafiqa Hani, Fitri Amorita Agritina Purba, Elly Maretha Samosir, Bella Junita Sari Br Tamba, Mhd. Aldy Rivaldi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-012025-12-01924147EFEK TEMPERATUR KALSINASI PADA GREEN SYNTHESIS NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN MANGGA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA/article/view/5977
<p>Seng oksida (ZnO) dikenal memiliki berbagai aplikasi yang luas. Pada aplikasi tertentu, dibutuhkan sifat material ZnO yang spesifik. Di sisi lain, daun mangga merupakan limbah biomassa yang berpotensi dimanfaatkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur kalsinasi pada proses <em>green synthesis </em>ZnO. ZnO disintesis menggunakan ekstrak daun mangga dengan metode <em>green synthesis</em>. Berdasarkan hasil karakterisasi, diketahui nanopartikel ZnO berhasil disintesis menggunakan ekstrak daun mangga pada semua variasi temperatur kalsinasi. Sifat optik menunjukkan perbedaan yang signifikan sesuai temperatur kalsinasi dengan rentang <em>band gap</em> 3,18 eV – 3,13 eV. Ukuran kristal ZnO berbeda pada setiap temperatur kalsinasi. Namun, ZnO hasil sintesis memiliki fasa kristal yang sama yaitu ZnO pada setiap variasi temperatur kalsinasi.</p>Miessya WardaniMuhammad Rahul Ihsan Rery
Copyright (c) 2026 Miessya Wardani, Muhammad Rahul Ihsan Rery
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-302025-12-30924855KETERKAITAN FOMO TERHADAP MANAJEMEN WAKTU DAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA/article/view/5978
<p><strong>Latar belakang: </strong>Kemajuan media sosial yang semakin intens telah memengaruhi kebiasaan belajar mahasiswa, termasuk munculnya fenomena <em>Fear of Missing Out</em> (FOMO) yang berpotensi mengganggu fokus serta pengaturan waktu belajar<strong>. </strong></p> <p><strong>Tujuan: </strong>untuk mengetahui sejauh mana FOMO berkaitan pada kemampuan manajemen waktu dan efektivitas belajar mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Jambi.</p> <p><strong>Metode: </strong>menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner tertutup yang disebarkan melalui Google Form kepada 30 mahasiswa. Instrumen penelitian mencakup 21 pernyataan berskala Likert yang menilai tingkat FOMO, pengelolaan waktu belajar, dan efektivitas belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan persentase tiap variabel.</p> <p><strong>Hasil: </strong>penelitian menunjukkan bahwa 47% responden tidak mengalami mengalami kecemasan digital. Sementara itu, 54% responden tidak setuju manajemen waktu belajar dan efektivitas belajar mereka yang baik dan buruk berkaitan dengan FOMO.<strong> </strong></p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>bahwa FOMO memang memiliki keterkaitan dengan manajemen waktu dan efektivitas belajar, tetapi tidak menjadi faktor dominan yang menentukan keberhasilan akademik. Mahasiswa masih mampu beradaptasi dengan lingkungan digital dan tetap menjaga performa belajar secara optimal.</p>Sari NurrahmiGea RamadhaniDinda RahmadaniAde Indra Rean Agum PatwaKriswantoro Kriswantoro
Copyright (c) 2026 Sari Nurrahmi, Gea Ramadhani, Dinda Rahmadani, Ade Indra Rean Agum Patwa, Kriswantoro Kriswantoro
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-302025-12-30925671SURVEYING STUDENTS’ LEARNING PREFERENCES: MEMORIZING VS UNDERSTANDING CHEMISTRY ENGLISH TERMS
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA/article/view/5975
<p><strong>English words appear everywhere in chemistry classes. Even so, knowing the words on paper does not mean that students feel comfortable using them. Quite a few students say they can memorize terms for an exam, but the meaning slips away when they need to explain or apply the terms in actual writing. This situation led the researcher to examine how chemistry students study these terms, whether they mostly memorize definitions or try to understand their meanings and how they are used.</strong></p> <p><strong>Fifty chemistry students took part in an online questionnaire with a five-point Likert response scale. This study employed a quantitative descriptive survey design, and the answers were summarized descriptively to identify which learning pattern stood out most. The results show that memorization remains prevalent, especially during exam periods. The highest mean score was 3.76 for the statement, “I often memorize chemistry terms without understanding their use.” Understanding concepts, however, seemed more helpful for long-term retention, with a mean score of 3.63. The strongest finding highlights the role of repeated exposure and contextual use of chemistry terms, which showed the highest mean score of 3.91.</strong></p> <p><strong>Based on these results, memorization helps in the short term, but its effect fades if the terms are not used again. When students understand a term and later encounter it repeatedly in class activities, the vocabulary tends to remain in their memory and feels easier to use naturally. These findings may contribute to the development of learning strategies that encourage continuous vocabulary practice, allowing terms to be applied not only in exams, but also in honest academic communication.</strong></p>Keysha RahmaNazwa SyavaWahyunengsih Wahyunengsih
Copyright (c) 2026 Keysha Rahma, Nazwa Syava, Wahyunengsih Wahyunengsih
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-202026-01-20927280PERUBAHAN PROFIL ASAM LEMAK CPKO DAN RBDPS SETELAH PROSES FRACTIONATION–DISTILLATION BERDASARKAN ANALISIS GC-FID
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/KIMIA/article/view/5976
<p><em>Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan Refined Bleached Deodorized Palm Stearin (RBDPS) merupakan fraksi minyak sawit dengan karakteristik komposisi asam lemak yang berbeda dan berpotensi mengalami perubahan distribusi komponen selama proses pemisahan termal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perubahan profil asam lemak CPKO dan RBDPS sebelum dan sesudah proses fractionation–distillation. Sampel dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Flame Ionization Detector (GC-FID) setelah derivatisasi menjadi fatty acid methyl esters (FAME), dengan parameter yang diamati berupa komposisi relatif asam lemak berdasarkan persentase luas area puncak kromatogram. Hasil menunjukkan bahwa sebelum distilasi CPKO didominasi asam laurat (48,39%), sedangkan RBDPS didominasi asam palmitat (60,90%). Setelah proses fractionation–distillation, komposisi CPKO berubah signifikan dengan dominasi asam oleat (59,83%) dan palmitat (21,20%), sedangkan RBDPS menunjukkan dominasi asam oleat (52,93%) dan palmitat (23,27%). Perubahan ini mengindikasikan bahwa proses distilasi memperkaya fraksi dengan asam lemak rantai panjang akibat perbedaan volatilitas komponen. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah mengenai selektivitas pemisahan termal pada fraksi minyak sawit untuk mendukung optimasi proses industri.</em></p>Masdi MasdiHestina HestinaErdiana GultomLiver Iman Putra ZaiVivi Purwandari
Copyright (c) 2026 Masdi Masdi, Hestina Hestina, Erdiana Gultom, Liver Iman Putra Zai, Vivi Purwandari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-182026-02-18928189