https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JRH/issue/feedJURNAL HEALTH REPRODUCTIVE2026-01-19T15:47:57+07:00ERNAWATI BARUSernawatibrbarus@yahoo.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Health Reproductive Journal merupakan salah satu wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk menulis artikel-artikel hasil penelitian yang dikelolah oleh D3 Kebidanan USM-Indonesia. Journal ini berisikan artikel terkait tentang kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus kehidupan dengan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar. <strong>ISSN 2528-1585 (media online)</strong><strong>.</strong></p>https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JRH/article/view/6531PENGARUH ELANA (EDUKASI LAKTASI ANTENATAL) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI MENYUSUI IBU HAMIL 2025-12-10T13:47:36+07:00Luluk Fajria Maulidalulukfajria@staff.uns.ac.idSiti Nurhidayatisitinurhidayati@staff.uns.ac.idRufidah Maulinamaulinarufidah@staff.uns.ac.idRevi Gama Hatta Novikarevi.gama@staff.uns.ac.idAtriany Nilam Sariatriany.ns@staff.uns.ac.idNurul Jannatul Wahidahnjwahidah@staff.uns.ac.id<p><strong>Latar Belakang : </strong>Memberikan ASI bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga perjalanan emosional yang membutuhkan keyakinan diri serta pemahaman yang baik sejak masa kehamilan. Beberapa ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif karena merasa ragu dan kurang memahami cara menyusui dengan benar. Untuk itu, memberikan informasi tentang menyusui selama kehamilan bisa membantu ibu mempersiapkan diri menghadapi proses ini.</p> <p><strong>Tujuan: </strong>untuk menilai pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap pengetahuan dan efikasi diri ibu dalam menyusui.</p> <p><strong>Metode : </strong>Quasi-Experimental Design: One-Group Pretest–Posttest yaitu satu kelompok mengikuti ELANA. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah intervensi (post-test) dengan kuesioner yang menilai pengetahuan menyusui dan juga untuk mengukur seberapa percaya diri ibu bisa menyusui (BSES-SF). Responden sejumlah 50 ibu hamil di wilayah Sidomukti, yang sehat dan bersedia mengikuti edukasi ini. Uji analisis menggunakan uji wilcoxon.</p> <p><strong>Hasil : </strong>Analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi, dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, efikasi diri juga mengalami peningkatan bermakna, dengan p-value = 0,006 (p < 0,05). Hasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>ada pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Menyusui Ibu Hamil.</p>2025-12-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JRH/article/view/6704PENGARUH EDUKASI MEDIA AUDIO VISUAL AIDS (AVA) TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI PMB RONNI SIREGAR2026-01-06T16:57:08+07:00Ronni Naudur Siregaronisiregar62@gmail.comErnawati Barusernawati.ernawati@ukrida.ac.idTantri Sufina Siahaanonisiregar62@gmail.com<p><strong>Latar belakang</strong>: Stunting merupakan masalah gizi yang masih banyak dialami oleh balita di seluruh dunia akibat kekurangan gizi, terutama pada masa awal pertumbuhan dan perkembangan. Upaya pencegahan stunting sangat dipengaruhi oleh keberhasilan edukasi gizi. Keberhasilan edukasi tersebut sangat bergantung pada media yang digunakan. Pendidikan kesehatan tidak cukup hanya melalui informasi tertulis atau ceramah, tetapi memerlukan metode dan media yang tepat agar pengetahuan masyarakat dapat meningkat secara optimal.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> menganalisis efektifitas edukasi <em>stunting </em>menggunakan audia visual aids terhadap pengetahuan ibu tentang <em>stunting </em>di PMB Ronni Siregar.</p> <p><strong>Metode:</strong> penelitian kuantitatif dalam desain Quasi Experiment. Populasi penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita 0-59 bulan tidak <em>stunting </em>di PMB Ronni Siregar sebanyak 56 ibu yang tidak memiliki balita stunting sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan menggunakan uji Mc. Nemar.</p> <p><strong>Hasil:</strong> menunjukkan p-value 0,00 terdapat pengaruh signifikan pemberian edukasi <em>stunting </em>menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan ibu tentang <em>stunting. </em></p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Di harapkan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di PMB Ronni Siregar memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna pelayanan kebidanan khususnya dalam memberikan promosi kesehatan/ informasi yang berhubungan stunting dengan media yang menarik yang meliputi pencegahan, deteksi dini hingga pada penanganan kasus stunting sehingga kasus stunting dapat dicegah dan ditangani.</p>2026-01-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JRH/article/view/6713PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER DALAM PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN PADA PRIMIGRAVIDA DI PMB NUNUNG ROSLINA 2026-01-08T10:06:03+07:00Friska Margareth Parapatcicitarigan86@gmail.comEva Hotmaria Simanjuntakevasimanjuntak92@gmail.comSuci Nanda Resti Tarigancicitarigan86@gmail.comYusnidar Sarumahayusnidarsarumaha4887@gmail.com<p><strong>Latar belakang</strong>: persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang disertai dengan nyeri. Dengan adanya nyeri, terjadilah pembukaan dan penipisan mulut rahim serta iskemia uterus. sehingga menyebabkan nyeri alami pada arteri uterina. Saat serviks membuka, otot rahim berkontraksi, mendorong kepala janin ke bawah panggul selama Persalinan di Kala 1(satu). Upaya yang dapat dilakukan supaya intensitas nyeri yang dirasakan berkurang yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender.</p> <p><strong>Tujuan</strong>: Mengetahui adanya pengaruh aroamterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina tahun 2025.</p> <p><strong>Metode</strong>: P<em>re experimental dengan desain one group pre test and post test design </em>dengan melibatkan 15 ibu primigravida di PMB Nunung Roslina, dengan menggunakan teknik total sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data dengan uji<em> wilcoxon</em></p> <p><strong>Hasil</strong>: Pada pengujian statistik menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> menunjukan bahwa nilai sebelum dilakukan pemberian aromaterapi lavender pada ibu primigravida kala I fase aktif diperoleh nilai mean 4,47, setelah diberikan aromaterapi lavender nilainya berkurang menjadi 1,47. Penelitian menunjukan bahwa uji statistik didapatkan nilai <em>p value</em> = 0,000 (α < (kurang) 0,005).</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Terdapat pengaruh aromaterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina.</p>2026-01-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JRH/article/view/6736ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIANAANEMIA GRAVIDARUM DI PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES2026-01-19T15:47:57+07:00Ni Nyoman Sri Artina Dewikomangartina@stik-sintcarolus.ac.idLorensia Panselina Wkomangartina@stik-sintcarolus.ac.idMargaretha Kusmiyantikomangartina@stik-sintcarolus.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Prevalensi anemia pada ibu hamil di DKI Jakarta masih tinggi (43,5%). Anemia kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan, jarak kehamilan, asupan zat besi, KEK, status gizi, infeksi, usia, kepatuhan konsumsi tablet Fe, serta tingkat pengetahuan dan sosial ekonomi. Kurangnya pengetahuan dan sumber informasi turut berperan dalam tingginya kejadian anemia. Pencegahan anemia dapat dilakukan melalui perbaikan pola makan, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan</p> <p><strong>Tujuan:</strong> untuk melihat faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres.</p> <p><strong>Metode:</strong> menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em> dengan teknik <em>accidental sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk menilai pengetahuan dan sumber informasi ibu hamil tentang anemia gravidarum. Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan alat pengukuran atau alat pengambil data, langsung pada subyek sebagai sumber informasi yang dicari. </p> <p><strong>Hasil:</strong> 95 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia (74,7%), sedangkan 25,3% mengalami anemia. Mayoritas ibu hamil berada pada usia reproduktif (83,2%), berstatus nullipara (46,3%), tidak bekerja (69,5%), dan memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia gravidarum (91,6%).</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> adanya hubungan antara umur, paritas, pengetahuan, kepatuhan konsumsi tabet Fe dan sikap pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres terhadap anemia gravidarum dan Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian anemia gravidarum di Puskesmas Kecamatan Kalideres adalah dengan Odds Ratio terbesar, yaitu variabel sikap dengan nilai p value 0.006 (< 0. 05) dan OR 5.071</p>2026-01-28T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026