HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN

Authors

  • Alinda Arsy Universitas Trisakti
  • Purnamawati Tjhin Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.51544/jmkm.v11i1.5964

Keywords:

Burnout, Kelelahan Kerja, Kesehatan Kerja, Karyawan SPPG, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Work-life balance

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja (burnout) merupakan masalah kesehatan kerja yang berdampak pada produktivitas, kualitas pelayanan, dan kesejahteraan pekerja. Di Indonesia, prevalensi kelelahan kerja dilaporkan mencapai 63,78%. Tingginya tuntutan pekerjaan, khususnya pada pelaksanaan program pemerintah Makanan Bergizi Gratis (MBG), berpotensi mengganggu keseimbangan kehidupan kerja (work life balance/WLB) dan meningkatkan risiko kelelahan kerja pada karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara work life balance dan kelelahan kerja pada karyawan SPPG.

Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 47 karyawan SPPG Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Copenhagen Burnout Inventory (CBI) dan Work life balance Scale (WLBS). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan statistik 0,05.

Hasil: Tidak terdapat responden dengan tingkat WLB kategori tinggi maupun sangat tinggi. Sebagian besar responden berada pada kategori WLB sangat rendah (46,8%) dan rendah (27,7%). Tingkat kelelahan kerja menunjukkan kondisi yang sangat tinggi, dengan 87,2% responden berada pada kategori sangat tinggi dan 12,8% pada kategori tinggi. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara work life balance dan kelelahan kerja (p = 0,164).

Kesimpulan: Kelelahan kerja pada karyawan SPPG tergolong sangat tinggi, namun work life balance tidak berhubungan secara signifikan dengan kelelahan kerja. Upaya skrining dan edukasi kesehatan kerja tetap diperlukan sebagai langkah preventif untuk mencegah kelelahan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gultom L, Siagian MVE, Sitompul P, et al. Literature review: perencanaan sumber daya manusia pada era globalisasi industri 4.0. In: Prosiding PKM-CSR. 2024;7:1–12. Available from: https://prosiding-pkmcsr.org/index.php/pkmcsr/article/view/2547/1311

Galis EE, Puspitadewi NWS. Hubungan work life balance dengan burnout pada karyawan PT X. Character: Jurnal Penelitian Psikologi. 2023;10(3):888–98. doi:10.26740/cjpp.v10i03.57299

Febryanti I, Indiati, Pane MA, et al. Implementasi kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG): studi kasus pada SDN 3 Kepanjen Kabupaten Malang. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik. 2025;7(1):67–79. doi:10.14710/dialogue.v7i1.26628

Albaburrahim, Putikadyanto APA, Efendi AN, et al. Program Makan Bergizi Gratis: Analisis Kritis Transformasi Pendidikan Indonesia Menuju Generasi Emas 2045. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial 2025; Special Edition Renaisans: 1st International Conference of Social Studies:768–777. doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19191

Tambuwun E, Sahrani R. Hubungan antara tuntutan kerja dan burnout dengan motivasi kerja sebagai moderator pada karyawan generasi Z di DKI Jakarta. J Educ (Jakarta). 2023;5(2):3580–92. doi:10.31004/joe.v5i2.1040

Zaman SN. Survey Deloitte: Kekhawatiran Gen Z dalam hidup. Akademik: J Mahasiswa Humanis. 2024;4(1):54–62. doi.org/10.37481/jmh.v4i1.658

Kuncoro W, Zuhriyah L, Putra KR, et al. Analisis keseimbangan kehidupan kerja pada kelelahan kerja perawat di ruang isolasi COVID-19. Majalah Kesehatan. 2024;11(2):96–107. doi:10.21776/majalahkesehatan.2024.011.02.3

Abdul Aziz AF, Ong T. Prevalence and associated factors of burnout among working adults in Southeast Asia: results from a public health assessment. Front Public Health. 2024;12:1326227. doi:10.3389/fpubh.2024.1326227

Hendra D, Artha B. Work-life balance: suatu studi literatur. Innovative. 2023;3(3):11320–3. Available from: https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3636

Wicaksono L, Noviekayati IGAA, Rina AP. Peran work-life balance terhadap burnout pada karyawan PT X. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia. 2024;2(2):513–32. doi:10.30996/jiwa.v2i2.11504

Christin L, Destiana NS, Sari DP, et al. Pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja wanita karir dengan mediasi kelelahan kerja. Business Management Journal. 2022;18(1):75–84. doi:10.30813/bmj.v18i1.3074

Yudha H. Cognitive interview for adaptation of Copenhagen Burnout Inventory instruments on Indonesian health care workers. JMH. 2021;3(1):1362–71. Available from: https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/280

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kategori Usia. Jakarta: Kemenkes RI; 2025 [cited 2025 May 29]. Available from: https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia

Maimunah F, Kadiyono AL, Nugraha Y. Reliabilitas dan validitas konstruk work-life balance pada remote working employee di Indonesia. Tekmapro. 2024;19(1):94–103. doi:10.33005/tekmapro.v19i1.387

Nowacki A. Chi-square and Fisher’s exact tests. Cleve Clin J Med. 2017;84(Suppl 2):e20–5. doi:10.3949/ccjm.84.s2.04

Jeriyansah J, Udriyah U, Yancik Y. Pengaruh work-life balance dan beban kerja terhadap kinerja pegawai melalui burnout. J Artif Intell Digit Bus. 2025;4(2):6028–35. doi:10.31004/riggs.v4i2.1542

Santosa JGB. Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja PT X. Antigen: J Kesehat Masyarakat Ilmu Gizi. 2024;2(4):79–93. doi:10.57213/antigen.v2i4.445

Irianti ID, Permana AP. Hubungan keseimbangan kehidupan kerja dan kelelahan kerja pada pegawai Direktorat Jenderal Pajak. JIANA. 2025;23(2):181–93. doi:10.46730/jiana.v23i2.8301

Mahardika AA, Ingarianti TM, Zulfiana U. Work-life balance pada karyawan generasi Z. Collabryzk J Sci Stud. 2022;1:1–16. doi:10.58959/cjss.v1i1.8

Yang X, Qiu D, Lau MCM, et al. The mediation role of work-life balance stress and chronic fatigue in the relationship between workaholism and depression. J Behav Addict. 2020;9(2):483–90. doi:10.1556/2006.2020.00026

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Arsy, A., & Tjhin, P. (2026). HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN. JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT, 11(1), 18–26. https://doi.org/10.51544/jmkm.v11i1.5964