JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI
<p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara Indonesia berupaya untuk memaparkan pemikiran kritis maupun hasil penelitian yang berpijak kepada eksistensi Ilmu Komunikasi menghadapi dinamika ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara Indonesia terbit 2 kali selama satu tahun. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara mencoba menjadi sarana publikasi pemikiran dosen dan praktisi untuk berbagi ilmu pengetahuan khususnya di bidang Ilmu Komunikasi</p> <p style="text-align: justify;"><strong>eISSN: <a title="eISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1487661056" target="_blank" rel="noopener">2579-8332</a> (media online)</strong></p>UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIAen-USJURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI2579-8332PERAN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PELANGGAN DI PT PLN (PERSERO) UP3 MUARA BUNGO
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6428
<p>Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi tuntutan penting di era industri 4.0, termasuk pada sektor ketenagalistrikan. PT PLN (Persero) melalui inovasi aplikasi PLN Mobile dan Aplikasi Pelayanan Keluhan Terpadu (APKT) berupaya meningkatkan efektivitas komunikasi dan kualitas pelayanan pelanggan. Namun, efektivitas implementasi teknologi komunikasi digital dalam mendukung kepuasan pelanggan masih perlu diteliti secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital melalui aplikasi PLN Mobile dan APKT dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan di PT PLN (Persero) UP3 Muara Bungo, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan kendala dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 75 responden pelanggan serta wawancara mendalam dengan petugas layanan teknis. Analisis data dilakukan menggunakan teori Adaptive Structuration untuk memahami hubungan antara penggunaan teknologi digital dan struktur sosial organisasi dalam konteks pelayanan publik. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi PLN Mobile mampu meningkatkan efisiensi penanganan keluhan pelanggan dengan penurunan waktu penyelesaian sebesar 45% dibanding metode manual. Tingkat kepuasan pelanggan mencapai 82,7%, dipengaruhi oleh kemudahan akses, kecepatan respon, dan transparansi layanan. Integrasi PLN Mobile dengan APKT juga mendukung monitoring lapangan secara real-time sehingga meningkatkan akuntabilitas petugas. Kendala utama terletak pada rendahnya literasi digital pelanggan di daerah pedesaan dan keterbatasan fitur e-commerce pada aplikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital berperan penting dalam mempercepat, mempermudah, dan mengefisienkan pelayanan pelanggan di PLN UP3 Muara Bungo. Untuk optimalisasi, diperlukan peningkatan literasi digital masyarakat, pengembangan fitur aplikasi, dan perbaikan antarmuka pengguna guna mendukung transformasi digital berkelanjutan di sektor pelayanan ketenagalistrikan.</p>Frengky Adi LestariDidik Sugeng Widiarto
Copyright (c) 2025 Frengky Adi Lestari, Didik Sugeng Widiarto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-119215316810.51544/jlmk.v9i2.6428STRATEGI KOMUNIKASI DALAM LIFE STYLE FRUGAL LIVING DI DAERAH WONOSOBO
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6456
<p>Studi kualitatif fenomenologis ini menganalisis strategi komunikasi dalam penyebaran life style Frugal Living di Wonosobo, yang memiliki life style frugal living juga di kenal dengan gaya hidup menabung dan berbelanja secara bijaksana. Namun karena orang memiliki kebutuhan dan gaya hidup yang berbeda, mereka seringkali kesulitan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini menimbulakan berbagai macam masalah rumit dalam kehidupan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara hidup Frugal living sebagai Lifestyle sehingga konsep ini menjadi alternatuf bagi masyarakat kelas menengah bawah untuk bertahan hidup dengan menekan pengeluara yang minimal dengan pendapatan terbatas. Melalui wawancara mendalam dengan 10 informan sesuai kriteria dan analisis tematik Miles-Huberman, tiga temuan utama ditemukan: Pertama, hidup hemat bukan sekadar pratik ekonomi, melainkan hasil dari komunikasi yang didasarkan pada jaringan hubungan kuat, yang diturunkan melalui: (a) Peniru antar generasi dalam keluarga, (b) diskusi komunitas dalam kegiatan sosial, dan (c) media sosial untuk berbagi teknik berhemat. Kedua strategi ini menciptakan dilema sosial ketika prinsip menabung secara ekstrem bertentangan dengan norma komunitas, memicu stereotip “kikir” saat menolak berpartisipasi dalam acara sosial, seperti yang dicermin dalam 70% kasus konflik yang dilaporkan. Ketiga, komunitas menginterpretasikan Frugal Living sebagai keseimbangan dinamis antara kesadaran finansial (investasi aset, pendidikan anak) dan komitmen sosial, dengan 10 informan menekankan pentingnya“kedermawanan strategis” untuk mempertahankan kohesi komunitas. Temuan ini membantah asumsi asumsi bahwa frugal living hanyalah tren perkotaan, dan menegaskan bahwa hal itu merupakan mekanisme ketahanan ekonomi berdasarkan komunitas budaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah yaitu beberapa orang beranggapan bahwa melakukan gaya hidup frugal living yang secara berlebihan itu tidak dianjurkan, lebih baik sedang-sedang atau biasa saja.</p>Nathan Hilga RamadhanAnang Masduki
Copyright (c) 2025 Nathan Hilga Ramadhan, Anang Masduki
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-119216918110.51544/jlmk.v9i2.6456ANALISIS PERSONAL BRANDING STREAMER DEANKT TERHADAP KESUKSESAN AKUN MEDIA SOSIAL YOUTUBE
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6424
<p>Penelitian ini menganalisis personal branding streamer DeanKT dan pengaruhnya terhadap kesuksesan akun YouTube miliknya. YouTube telah berkembang menjadi salah satu platform utama yang memungkinkan individu membangun karier profesional melalui pembuatan konten digital. Meningkatnya popularitas live streaming menegaskan pentingnya personal branding yang kuat dan konsisten dalam menarik serta mempertahankan keterlibatan audiens. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi personal branding yang diterapkan DeanKT memengaruhi engagement audiens serta berkontribusi terhadap keberhasilannya sebagai kreator konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima anggota aktif kanal YouTube DeanKT yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data berfokus pada enam aspek yang umumnya digunakan dalam penilaian personal branding, meliputi keunikan, relevansi, konsistensi, kompetensi, kualitas penyajian, dan gaya komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan DeanKT didukung oleh persona yang autentik, jadwal streaming yang konsisten, kualitas produksi tinggi, serta gaya komunikasi yang interaktif dan humoris. Faktor-faktor tersebut memperkuat hubungan emosional dengan audiens, meningkatkan loyalitas, serta membuka peluang monetisasi melalui membership dan sponsor. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa kreator konten dapat meningkatkan keberhasilan di media digital dengan menerapkan strategi personal branding secara operasional, seperti menjaga jadwal unggahan yang rutin, menggunakan gaya komunikasi yang sesuai karakter audiens, meningkatkan kualitas teknis produksi, serta membangun interaksi dua arah yang aktif dengan pengikut untuk memperkuat loyalitas dan engagement jangka panjang. Kesimpulannya, personal branding yang diterapkan secara konsisten dan mencerminkan karakter kreator berperan dalam membentuk citra positif, meningkatkan keterlibatan audiens, serta berkontribusi pada perkembangan kanal streamer di platform digital.</p>Naufal Hisyam PrinogyaLelita Azaria Rahmadiva
Copyright (c) 2025 Naufal Hisyam Prinogya, Lelita Azaria Rahmadiva
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-119218219610.51544/jlmk.v9i2.6424STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK SYAKUR PUTRI MELALUI PROGRAM KAMPANYE “HAP HUAP ASYIK”
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6282
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik pasangan calon Syakur Amin dan Putri Karlina melalui program “Hap Huap Asyik” dalam kontestasi Pilkada Garut. Program ini merupakan bentuk adaptasi lokal dari isu nasional makan siang gratis yang diusung oleh Prabowo Subianto, namun dikemas dalam pendekatan budaya, emosional, dan komunikasi langsung yang menyentuh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, serta menganalisis lima dimensi utama strategi komunikasi politik, yaitu: penentuan komunikator, target khalayak, pesan yang disampaikan, media yang digunakan, dan dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program ini ditentukan oleh kombinasi karakter birokratis Syakur dan pendekatan komunikatif-humanis dari Putri, sehingga membentuk figur komunikator politik yang kredibel dan diterima luas. Strategi ini juga menyasar masyarakat menengah ke bawah melalui titik-titik publik strategis dengan pendekatan yang inklusif dan empatik. Pesan yang disampaikan tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tetapi juga dibingkai secara simbolik dan emosional. Media kampanye memadukan komunikasi langsung dan distribusi digital melalui influencer yang memperkuat jangkauan pesan dan efek viral. Dampaknya mencakup peningkatan elektabilitas secara signifikan, pembentukan citra positif, serta koneksi emosional yang kuat dengan publik. Penelitian ini merekomendasikan agar strategi komunikasi semacam ini dilengkapi dengan elemen edukatif untuk mendorong literasi politik masyarakat secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.</p>Syahrul RamadhanUmmu SalamahResty Mustika Pratiwi
Copyright (c) 2025 Syahrul Ramadhan, Ummu Salamah, Resty Mustika Pratiwi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-119219721510.51544/jlmk.v9i2.6282KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DAN IDENTITAS ADAT: PERAN KODE SIMBOLIK DALAM MELESTARIKAN WARISAN BUDAYA SUKU ANAK DALAM DI JAMBI, INDONESIA
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6426
<p>Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi merupakan salah satu komunitas adat yang kini berada dalam tekanan kuat akibat modernisasi, alih fungsi hutan, serta proses asimilasi yang berlangsung cepat. Kondisi tersebut berpotensi menggerus sistem nilai, praktik budaya, dan pola komunikasi tradisional yang selama ini menjadi penopang identitas komunal mereka. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana SAD memanfaatkan bentuk komunikasi simbolik seperti simpul tali serta tradisi lisan, pantun, dan dialog ritual untuk menjaga keberlanjutan budaya dan memperkuat kohesi sosial. Menggunakan pendekatan etnografi kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di kawasan Bukit Duabelas dan wawancara mendalam dengan para tetua adat, termasuk Temenggung, Depati, dan Dukun. Analisis dilakukan melalui kerangka etnografi komunikasi Hymes serta semiotika budaya Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simpul tali tidak sekadar berfungsi sebagai penanda praktis, tetapi juga sebagai simbol yang memuat pesan tentang harmoni, peringatan, dan hubungan antarkelompok. Tradisi lisan—terutama pantun dan petuah adat—memegang peran penting dalam transmisi nilai, pendidikan karakter, dan penguatan identitas generasional. Struktur komunikasi hierarkis dalam komunitas turut mengatur legitimasi pengambilan keputusan serta memastikan keberlangsungan norma adat. Di tengah hadirnya teknologi modern, masyarakat tetap mempertahankan praktik-praktik komunikasi tersebut dengan berbagai bentuk adaptasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem komunikasi simbolik dan lisan menjadi bagian inti dari strategi SAD dalam mempertahankan identitas budaya serta menegosiasikan posisinya dalam konteks sosial yang berubah. Temuan ini memperkaya kajian komunikasi antarbudaya dan pelestarian budaya di masyarakat adat Indonesia.</p>Frengky Adi LestariDidik Sugeng Widiarto
Copyright (c) 2025 Frengky Adi Lestari, Didik Sugeng Widiarto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-119221623810.51544/jlmk.v9i2.6426RESEPSI MAHASISWA UIN SUNAN KUDUS TERHADAP KONTEN YOUTUBE DEDDY CORBUZIER DALAM PODCAST LOGIN
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6491
<p>Podcast Login oleh Deddy Corbuzier merupakan medium digital yang menyajikan dialog terbuka mengenai isu keagamaan dengan gaya bahasa santai dan non-formal. Mahasiswa UIN Sunan Kudus, dengan basis pendidikan Islam yang kuat, menjadi audiens krusial untuk memahami efektivitas model dakwah digital ini. Penelitian ini mengeksplorasi resepsi mahasiswa UIN Sunan Kudus terhadap konten yang disajikan dalam Podcast Login yang dipandu oleh Habib Jafar. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian menelaah bagaimana mahasiswa memahami, menginterpretasi, dan merespons tema-tema yang diangkat dalam podcast termasuk isu sosial, psikologis, dan budaya populer serta implikasinya terhadap sikap, opini, dan praktik media mereka. Penelitian kualitatif menggunakan metode analisis resepsi (Stuart Hall). Sampel terdiri dari 15 mahasiswa aktif UIN Sunan Kudus yang diwawancarai secara mendalam. Hasil <em>decoding</em> dikelompokkan menjadi tiga posisi resepsi. Hasil menunjukkan adanya variasi resepsi: sebagian besar informan menempati posisi dominant/preferred reading terhadap gaya bahasa yang digunakan dalam podcast—mereka cenderung setuju karena menilai gaya tutur host bersifat santai, komunikatif, dan tidak memihak sehingga mudah dicerna dan memfasilitasi ruang diskusi. Respon yang setuju ini memperkuat kecenderungan mahasiswa untuk mengadopsi pendapat atau framing tertentu pada isu-isu populer, meskipun pada isu sensitif beberapa informan menunjukkan pembacaan negotiated atau oppositional yang merefleksikan nilai agama dan norma kampus. Faktor penentu resepsi meliputi latar belakang agama, tingkat literasi media, pengalaman pribadi, dan dinamika komunitas kampus. Pembahasan mengaitkan temuan dengan teori encoding/decoding Hall dan konsep konvergensi budaya. Penelitian ini menyarankan pentingnya pendidikan literasi media di perguruan tinggi untuk memperkuat kemampuan analitis mahasiswa terhadap konten digital populer. Resepsi mahasiswa UIN Sunan Kudus bersifat positif dan cenderung setuju dengan format komunikasi yang terbuka, santai, dan non-memihak, membuktikan bahwa gaya komunikasi digital yang adaptif efektif diterima oleh audiens akademik dengan latar belakang keagamaan.</p>Winda SariPrimi Rohimi
Copyright (c) 2025 Winda Sari, Primi Rohimi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-152025-12-159223925010.51544/jlmk.v9i2.6491STRATEGI KOMUNIKASI REDAKSI PIKIRAN RAKYAT MEDIA NETWORK UNTUK MENANGANI WAWANCARA INVESTIGATIF DAN EKSKLUSIF
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6615
<p>Perkembangan media digital mendorong redaksi berita untuk menyesuaikan pola kerja dan pendekatan komunikasi, khususnya dalam liputan investigatif dan eksklusif yang menuntut ketelitian, verifikasi berlapis, serta kedekatan dengan narasumber. Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) sebagai media digital nasional berbasis jaringan menghadapi tantangan komunikasi redaksional yang kompleks karena sistem kolaboratif lintas platform dan wilayah. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi redaksi PRMN dalam menangani wawancara investigatif dan eksklusif pada tahapan perencanaan, implementasi, evaluasi, serta kontrol editorial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap praktik kerja redaksi dan konten yang telah dipublikasikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses peliputan di PRMN dijalankan melalui koordinasi redaksional yang fleksibel dan kolektif meskipun tidak didukung oleh SOP formal. Rapat redaksi dan diskusi terbuka menjadi mekanisme utama dalam penyusunan TOR, pemilihan narasumber, penentuan batasan topik, serta pengelolaan risiko pemberitaan. Proses evaluasi dilakukan secara berlapis melalui verifikasi konten, pemeriksaan rekaman, dan umpan balik editor sebelum publikasi. Temuan utama mengungkap adanya diferensiasi pendekatan komunikasi, di mana liputan investigatif menekankan konfirmasi silang, observasi lapangan, dan perspektif multipihak, sementara wawancara eksklusif lebih diarahkan pada komunikasi interpersonal yang menempatkan kenyamanan dan pengalaman personal narasumber sebagai fokus utama. Strategi komunikasi yang adaptif dan terkoordinasi ini berkontribusi pada terjaganya akurasi, keberimbangan, serta kredibilitas PRMN dalam ekosistem media digital berjaringan.</p>Riva Siti RahmadaniDetya Wiryany
Copyright (c) 2025 Riva Siti Rahmadani, Detya Wiryany
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-289225126010.51544/jlmk.v9i2.6615