https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/issue/feedJURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI2026-05-26T13:16:51+00:00Muhammad Rasyid Ridlo, S.Hum., M.I.Kom.jurnalllensamutiarakomunikasi@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara Indonesia berupaya untuk memaparkan pemikiran kritis maupun hasil penelitian yang berpijak kepada eksistensi Ilmu Komunikasi menghadapi dinamika ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara Indonesia terbit 2 kali selama satu tahun. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutiara mencoba menjadi sarana publikasi pemikiran dosen dan praktisi untuk berbagi ilmu pengetahuan khususnya di bidang Ilmu Komunikasi</p> <p style="text-align: justify;"><strong>eISSN: <a title="eISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1487661056" target="_blank" rel="noopener">2579-8332</a> (media online)</strong></p>https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6159Nilai- Nilai Komunikasi Islam Dalam Tradisi Ba Ranup Pada Pesta Pernikahan Di Desa Lipha Rayeuk, Kecamatan Jeumpa2026-05-24T09:03:32+00:00Nadjwa Salsabilanadjwa0101221027@uinsu.ac.idZainun Zainunzainun@uinsu.ac.id<p>Fenomena yang terjadi di Desa Lipah Rayeuk menunjukkan bahwa tradisi Ba Ranup masih terus dilaksanakan dalam prosesi pernikahan adat Aceh, Penelitian ini bertujuan secara komprehensif untuk mengkaji pelestarian tradisi <em>Ba Ranup</em> serta signifikansi sosiokultural <em>ranup</em> (sirih) dalam upacara pernikahan adat maupun kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Lipah Rayeuk. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dalam studi ini dilaksanakan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama informan kunci yang memiliki pemahaman mendalam mengenai adat pernikahan dan budaya setempat. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa <em>ranup</em> tidak hanya sekadar simbol, melainkan berfungsi sebagai instrumen komunikasi intrakultural yang esensial untuk memuliakan tamu, mempererat kohesi sosial, serta bertindak sebagai medium pembuka yang sarat makna dalam prosesi pernikahan dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ba Ranup di Desa Lipah Rayeuk dilaksanakan sebagai prosesi lamaran adat yang dilakukan oleh keluarga calon mempelai laki-laki dengan membawa ranup ke rumah pihak perempuan sebagai simbol pengikat pertunangan. Dalam pelaksanaannya, calon mempelai laki-laki tidak ikut hadir dalam prosesi tersebut karena masyarakat setempat masih memegang teguh nilai-nilai Islam yang membatasi interaksi langsung antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Penelitian ini juga menemukan adanya perubahan dan penyesuaian dalam pelaksanaan tradisi Ba Ranup di beberapa daerah Aceh modern, baik di kabupaten maupun kota, namun masyarakat Desa Lipah Rayeuk tetap mempertahankan nilai adat dan komunikasi Islam yang terkandung dalam tradisi tersebut.</p>2026-05-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nadjwa Salsabila, Zainun Zainunhttps://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JLMI/article/view/6181Strategi Komunikasi Digital Bakmi Serangkai Dalam Membangun Citra Kuliner Lokal Melalui UGC Dan E-Wom2026-05-26T13:16:51+00:00Noviani Putri Permatasarinovianiputripp@gmail.comCandra Yudha Satriyanovianiputripp@gmail.com<p>Perkembangan media sosial telah mengubah cara pelaku kuliner lokal membangun citra merek dan menjangkau konsumen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi digital Bakmi Serangkai Semarang dalam membangun citra sebagai kuliner lokal melalui pemanfaatan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik, admin media sosial, serta konsumen, dan dokumentasi pada platform <em>Instagram, TikTok, </em>dan<em> Google Maps. </em>Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakmi Serangkai menerapkan strategi komunikasi digital yang terencana melalui pengelolaan komunikator, pesan, media, audiens, dan efek. Pemanfaatan <em>User-Generated Content</em> (UGC) dan <em>Electronic Word of Mouth</em> (e-WOM) berperan signifikan dalam memperkuat kepercayaan, meningkatkan keterlibatan audiens, dan membentuk citra merek yang kuat sebagai kuliner lokal yang terjangkau, estetik, dan berkualitas. Penelitian ini menemukan bahwa strategi komunikasi digital yang digunakan Bakmi Serangkai, yang memanfaatkan media sosial secara konsisten dan partisipatif, berhasil membangun citra sebagai kuliner lokal. Kesimpulannya, penelitian ini menyarankan pelaku usaha kuliner lokal untuk mengoptimalkan konten interaktif dan keterlibatan konsumen untuk meningkatkan citra merek dan daya saing mereka.</p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Noviani Putri Permatasari, Candra Yudha Satriya