https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/Elektromedik/issue/feed JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK 2026-06-02T07:00:15+00:00 Fitri Apriyulida fitri.apriyulida@yahoo.com Open Journal Systems <p>Jurnal Mutiara Elektromedik diterbitkan oleh Program Studi DIII Teknologi Elektro-Medis Fakultas Pendidikan Vokasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek-asfek sain dan teknologi informasi berupa hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka dengan Scope : Teknologi Elektromedik, Teknik Elektro, Teknologi Radiologi Pencitraan, Teknologi Instrumentasi, Fisika medis, Rekam Medis dan Sistem Informasi Kesehatan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni bulan Juni dan Desember.</p> <p><strong>E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1515406017">26147963</a> (Online-Elektronik) | Terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11157">SINTA 5</a></strong></p> https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/Elektromedik/article/view/6169 ANALISIS KESESUAIAN PENGUKURAN SENSOR SUHU INKUBATOR BAYI MENGGUNAKAN METODE BLAND-ALTMAN 2026-05-21T16:26:21+00:00 Khamdan Annas Fakhryza khamdan@umpku.ac.id Safira Fegi Nisrina safirafegi@gmail.com Efa Yumna Purwono efayumna@gmail.com Mahardira Dewantara mahardira@umpku.ac.id <p><strong>Latar belakang:</strong> Inkubator bayi berfungsi menjaga Neutral Thermal Environment (NTE) pada neonatus, sehingga akurasi sensor suhu menjadi faktor kritis dalam stabilitas sistem kontrol termal. Degradasi sensor akibat penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan deviasi pengukuran yang tidak terdeteksi melalui kalibrasi rutin.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> mengevaluasi akurasi dan kesesuaian pengukuran antara sensor suhu internal inkubator dan sensor referensi eksternal.</p> <p><strong>Metode</strong>: Bland–Altman serta metrik kesalahan kuantitatif. Studi observasional cross-sectional dilakukan pada enam titik suhu (34°C, 35°C, 36°C, 37°C, 38°C, dan 39°C) dalam kondisi steady-state, menghasilkan 360 pasangan data dengan interval pencuplikan 2 menit. Akurasi dianalisis menggunakan Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE), sedangkan kesepakatan dinilai melalui bias rata-rata dan Limits of Agreement (LoA) 95%.</p> <p><strong>Hasil:</strong> menunjukkan sensor internal memiliki MAE 0,0646°C dan RMSE 0,0801°C, lebih rendah dibanding sensor referensi (MAE 0,0917°C; RMSE 0,1173°C). Bias rata-rata sebesar −0,012°C dengan LoA 95% antara −0,21°C hingga +0,19°C, dan 96% data berada dalam batas kesepakatan. Seluruh deviasi berada di bawah ambang ±0,5°C sesuai standar IEC 60601-2-19.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> sensor internal dinyatakan akurat, memiliki kesesuaian kuat, dan layak digunakan untuk pemantauan suhu neonatal intensif.</p> 2026-06-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Khamdan Annas Fakhryza; Safira Fegi Nisrina; Efa Yumna Purwono; Mahardira Dewantara