HISTOPATOLOGI HEPAR Rattus norvegicus YANG DIBERI MADU PASKA INDUKSI MINUMAN BERENERGI
DOI:
https://doi.org/10.51544/jalm.v10i2.6067Keywords:
Minuman Berenergi, Madu, Hepar, MikroskopisAbstract
Minuman suplemen yang beredar dimasyarakat mengandung senyawa yang dapat menimbulkan adiksi dan hepatotoksik. Honeybee atau madu adalah bahan yang secara empiris dimanfaatkan di masyarakat yang memiliki berbagai kandungan senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini berguna untuk melihat gambaran histologi hepar tikus putih yang diberi madu dengan konsentrasi 20% setelah perlakuan minuman berenergi. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian sebanyak 25 ekor. Hasil makroskopis memperlihatkan bahwa organ hepar berwarna merah kecoklatan, tekstur kenyal dan ukuran cukup bervariasi namun tidak ada perbedaan antara kelompok. Hasil pengamatan mikroskopis memperlihatkan perubahan sel berupa degenerasi dan nekrosis. Uji ANOVA didapatkan nilai sig yaitu 0,393 (≥ 0,05), yang berarti pemberian madu menunjukkan perbaikan histopatologi hepar tikus putih setelah diberi tambahan minuman berenergi.
Downloads
References
Pasma, A. F. N. 2016. Pengaruh Minuman Berenergi Terhadap Terjadinya
Penyakit Ginjal Kronis Pada Hewan Coba Tikus Putih (Rattus norvegicus) Dengan Marker Imunohistokimia α-Smooth Muscle Actin. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Departemen Farmasi Klinis Surabaya.
Riset Kesehatan Dasar. 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Jakarta Pusat. Hlm. 310.
Aditya M. F., Kasiyati, Sri I., Silvana T., & Sunarno. 2021. Efek Minuman
Berenergi Terhadap Histopatologi Hepar Tikus Wistar (Rattus norvegicus). Jurnal Bina Wakya. Vol.15, No.7, 4849-4860.
Putra N. A. R. S. N., Erma S., Jauhar F. 2017. Pengaruh Pemberian Niasin dan
Kafein dalam Model Minuman Berenergi Terhadap Fisiologi Hati Tikus Wistar Jantan. Jurnal Pustaka Kesehatan. Vol. 3, No. 2, hlm. 517-524.
Fairuz Q., Armaidi D., Irga M. 2013. Efek Protektif Madu Hutan Terhadap
Kerusakan Hepar Tikus Putih (Rattus novergicus) yang Diinduksi Etanol. Jambi Medical Journal. Vol. 1, No. 1, 1-14.
Chandrasoma, P. dan Taylor, C. R. 2005. Ringkasan Patologi Anatomi. Jakarta
:EGC.
Firdauzi Ayu R. 2018. Pengaruh Serbuk Cacing Tanah (Pheretina javanica K.)
Kering Terhadap Faal Hati, Morfologi Hati, Serta Gambaran Histopatologi Hati Tikus Putih (Rattus norvegicus B.). Skripsi. FKIP Universitas Jember.
Kasno, P. A. 2008 Patologi Hati dan Saluran Empedu Ekstra Hepatik. Semarang
: Balai Penerbit Universitas Diponegoro.
Duchan E, Neil D. Patel, Cynthia F. 2010. Energy Drinks: A Review of Use and
Safety DOI: 10.3810/psm. 2010. 06. 1796.
Apriari, P. 2002. Sekelumit Informasi dan Manfaat Madu, Bee Pollen, Royal Jelly.
Jakarta : Pusat Perlebahan Apriari Pramuka.
Bogdanov, S. Jurendic, T., Sieber, R., Gallmann, P. 2008. Honey for Nutrition and
Health: a Review. After: American Journal of the College of Nutrition, 27: 677-689.
Suyanto. 2016. Modul Bahan Ajar : Patologi. Kemenkes RI, 55.
Kumar, V., Cotran, R. S., & Robbins, S. L. (2007). Buku Ajar Patologi Robbins
Edisi 7 Vol 1. Jakarta: EGC.
Amalina, N. 2009. Uji Toksisitas Akut Ekstrak Valerian (Valeriana officinalis)
Terhadap Hepar Mencit Balb/C. Karya Tulis Ilmiah. Semarang : Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Prasetiawan Eka, . 2012. Gambaran Histologis Hepar Mencit (Mus musculus L.)
Strain Ddw Setelah Pemberian Ekstrak N-heksan Buah Andaliman (Zanthoxylum Acanthopoidum Dc.) Selama Masa PRA Implantasi Dan Pasca Implantasi. Saintia Biologi. Vol. 1, No. 1, 40-45.
Robbins, S. L. dan Kumar, V. 1992. Buku Ajar Patologi 1. Surabaya : Penerbit
Buku Kedokteran EGC. Hlm. 14-17.
Sofyanita, E.N., Syanubari, S.P., Afriansya. 2024. Pengaruh Pemberian Seduhan
Kopi Robusta (Coffea Canephora) Terhadap Jumlah Sel Beta Pankreas (Studi Eksperimen Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Streptozotocin). Jurnal Sari Mutiara Vol. 9 (No.1), 7-13.
Octary, N. Sari, S. Aristoteles. 2022. Liver Tissue Examination Of Mice Using
% BNF Fixation For 6 Hours And 16 Hours. Jurnal Sari Mutiara Vol.7 (No.2), 104-109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Exyananda Clorinda Arabella, Fitria Diniah Janah Sayekti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







