GAMBARAN PROFIL LIPID PASIEN INFARK MIOKARD AKUT (IMA) DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI YOGYAKARTA TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.51544/jalm.v11i1.5979Keywords:
Profil Lipid, Infark Miokard Akut, AterosklerosisAbstract
Latar belakang: Infark miokard akut (IMA) termasuk ke dalam penyakit kardiovaskular, terjadi akibat berkurangnya pasokan darah karena terjadinya penyempitan arteri koroner yang disebabkan aterosklorosis sehingga, membuat suplai dan kebutuhan oksigen pada jantung tidak tercukupi.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pedekatan cross-sectional.
Hasil: pada penelitian ini didapatkan hasil frekuensi penderita IMA terbanyak pada jenis kelamin laki-laki 55 (69,6%) pasien dan 24 (30,4%) orang berjenis kelamin perempuan. Frekuensi berdasarkan usia usia 36-45 tahun sebanyak 8 (10,1%) pasien, usia 46-55 tahun 14 (17,7%) pasien, usia 56-65 tahun 30 (38%) pasien, usia 66-75 tahun 20 (25,3%) pasien dan usia >75 tahun 7 (25,3%) pasien. Frekuensi kadar kolesterol total didapatkan kadar kolesterol total rendah sebanyak 6 (7.9%) pasien, normal 24 (30.4%) pasien, dan tinggi 49 (62%) pasien. Frekuensi kadar LDL didapatkan kadar LDL normal 15 (19%) pasien dan tinggi 64 (81%) pasien. Frekuensi kadar HDL didapatkan kadar HDL normal sebanyak 46 (58.2%) pasien, rendah sebanyak 33 (58.2%) pasien. Frekuensi kadar trigliserida didapatkan kadar trigliserida rendah sebanyak 2 (2.5%), normal 31 (39.2) pasien dan tinggi 46 (58.%) pasien.
Kesimpulan: Kelompok jenis kelamin terbanyak yaitu pada laki-laki berjumlah 55 (69,6%) pasien. Kelompok usia terbanyak terdapat pada kelompok usia usia 56-65 tahun berjumlah 30 (38%) pasien. Kadar kolesterol total terbanyak pada kelompok kadar tinggi berjumlah 49 (62%) pasien. Kadar LDL terbanyak pada kriteria kadar tinggi berjumlah 64 (81%) pasien. Kadar HDL terbanyak pada kriteria kadar normal berjumlah 46 (58,2%) pasien. Kadar trigliserida terbanyak pada kriteria kadar tinggi berjumlah 46 (58.%) pasien. Terdapat peningkatan pada kolesterol total, LDL, trigliserida dan HDL yang normal.
Downloads
References
Alia, K.J., Jim, L. E., Panda, L. A. (2020). Hubungan Rasio Trigliserida/High Density Lipoprotein-Cholesterol (TG/HDL- C) dengan Kejadian Infark Miokard Akut di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Medical Scope Journal (MSJ). 1 (2):14-18.
Aminussin, F. M dan Chindi, A. (2025). Analisis Perbandingan Kadar Kolesterol Total Antara Perokok Aktif dan Pasif Berusia 20-25 Tahun di Wilayah Samarinda. Jurna; Borneo Cendikia. 9 (1): 69-75
Amrullah, S., Rosjidi, C. H., Dhesa, D. B. et al. (2022). Faktor Resiko Penyakit Infark Miokard Akut di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan.
Aruan, R.G.D., Siahaan, A.M., Purba Y. (2022). Pemeriksaan Kadar Kolesterol Pada Lansia di Lingkungan Kelurahan Pahlawan Medan Perjuangan. Jurnal Abdimas Mutiara. 3(2).
Darussalam, M., dan Nofitanto, M. (2017). Profil Lipid dan Mortalitas Pasien Infark Miokard Akut di RSUD Panembahan Senopati Tahun 2015. Jurnal Media Ilmu Kesehatan. 6 (2).
Faridah EN, Pangemanan JA, Rampengan SH. (2016). Gambaran profil lipid pada penderita sindrome koroner akut di RSUP. Prof. DR. R. D. Kandou periode Januari-September 2015. Jurnal e-Clinic. 4 (1):1-11.
Idris, D., dan Prawati, D. (2022). Kenyamanan Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Infark Miokard Akut. Jurnal Keperawatan, 14, 589-596.
Komasari, D dan Helmi, A. (2018). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pasa Remaja. Jurnal Psikologi. 1: pp 37-47.
Krittanawong, C., Khawaja, M., Tamis-Holland, J. E., et al. (2023). Acute Myocardial Infarction: Etiologies and Mimickers in Young Patients. Journal of the American Heart Association.
Maulana, R. (2021). Tatalaksana Intervensi Koroner Perkutan Primer Pada Infark Miokardium Dengan Elevasi Pada Segmen St. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 3 (1): 1-2.
Mustofa, S. (2019)). Lipid Biokimia Pencernaan Penyerapan dan Transportasi di Dalam Tubuh. Edisi Kesatu. Lampung: CV Anugrah Utama Raharja. 2-3,33-44.
Mawardi, A., Septian, M. R., Dian, M. D. S. (2024). Pengaruh Perilaku Merokok Terhadap Kadar Kolesterol Total Pada Pekerja di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat. 12 (1).
Purba, J. K., Agustyas, T., Syazili, M. (2023). Gambaran Profil Lipid Pasien Infark Miokardium Akut Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Tahun 2021. Medula. 13 (1).
Rahman, A.I., Waluyo, J.M.E., Darmawan, A.S. (2021) . The State Of Cholesterol Level In Hypertension In Sadananya Health Center. Jurnal Mutiara Ners. 4 (2): 72-77.
Rajagukguk, T., Tarigan, M., Aritonang, E., Damanik, O.M., Halawa, J. E. (2025). Sosialisasi Pemeriksaan Kolesterol Pada Jemaat Gereja Pouk Maranatha Helvetia Tahun 2025. Jurnal Abdimas Mutiara. 6(2): 252-257.
Suherwin. (2018). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Riwayat Penyakit Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK II dr. AK. Gani Palembang Tahun 2016. Aisyiyah Med.1:89–97.
Suksmarini NMPW, Dewi PM, Oktavian HI. (2020) Potensi miRNA 499 Sebagai Deteksi Dini Infark Miokardium Akut. Essence of Scientific Medical Journal. (1) :27-31.
WHO (2017). Media Centre: Cardiovascular disease. World Health Organization; 1-5.
WHO (2019). Lembar Informasi Indonesia. (Global Youth Tobacco Survey). World Health Organization; pp 1-2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devi Devi, Chairil Anwar, Aji Bagus Widyantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







