UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN VARIAN TEH KOMBUCHA BERDASARKAN LAMA MASA FERMENTASI

Authors

  • Nurhikma Mayani Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
  • Ainil Fithri Pulungan Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
  • Haris Munandar Nasution Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
  • Rafita Yuniarti Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.51544/jf.v12i2.6671

Abstract

Latar Belakang: Teh kombucha berasal dari fermentasi tradisional teh manis yang menggunakan simbiosis bakteri asam asetat dan spesies ragi yang memilki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Teh kombucha mengandung metabolit sekunder flavonoid, saponin, tanin, steroid yang dapat bersifat sebagai antibakteri. Bakteri Escherichia coli umum hidup di dalam saluran pencernaan manusia atau hewan, dan Staphylococcus aureus umunya terdapat pada kulit.

Tujuan: untuk mengetahui teh kombucha memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan serta pengaruh lama fermetasi terhadap akttivitas antibakteri dan antioksidan.

Metode: menggunakan true Experimental. Pada penelitian ini fermetasi teh menggunakan kombucha pengujian antibakteri dan antioksidan berdasarkan lama fermentasi dan karakterisasi teh kombucha.

Hasil: bahwa varian teh kombucha dapat digunakan sebagai antibakteri dan antioksidan. Pada uji aktivitas antioksidan pada teh hitam memiliki nilai IC50 paling tinggi pada hari ke-12 yaitu (45,5750) sedangkan pada teh oolong memiliki nilai IC50 paling tinggi pada hari ke-18 yaitu (30,5632). Uji aktivitas antibakteri diameter daya hambat terhadap bakteri Esherichia coli pada daun teh oolong paling besar pada hari ke-21 yaitu (15,7) sedangkan pada teh staphylococcus aureus terhadap daun teh hitam paling besar terdapat pada hari ke-21 yaitu (14,03).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depkes, R. (1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta : Departement Kesehatan Republik Indonesia.

Khaerah, A., & Akbar, F. (2019). Aktivitas antioksidan teh kombucha dari beberapa varian teh yang berbeda. In Prosiding Seminar Nasional LP2M UNM, 472–476.

Meinar, D. R. T. A., Rosmayanti, V., & Saleh, A. (2023). Pemanfaatan teh kombucha untuk kesehatan dan kecantikan kulit pada masyarakat di Kabupaten Maros.

Mozer, H. (2015). Uji aktivitas antifungi ekstrak etanol 96% kulit batang kayu jawa (Lannea coromandelica) terhadap aspergillus niger, candida albicans, dan trichopyton rubrun. Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah, 69(2), 283–291.

Nasution, H. M., Fatimah, C., & Nurdiani, S. (2019). Karakteristik Simplisia Skrining Fitokimia dan Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Herba Bintaro ( Cerbera Manghas L.) Terhadap Artemia salina Leach. JURNAL FARMANESIA, 6(1).

Nasution, H. M., Rani, Z., Fauzi, A. P. Z., & Ridho, R. A. (2024). Antimicrobial Activity Test of Ethanol Extract of Senggani Leaves (Melastoma malabraticum L) Against Propionibacterium Acnes and Staphyloccocus Epidermidis. Jurnal Sains Dan Kesehatan (J. Sainst Kes.), 6(2).

Pulungan, A. F. (2023). Penentuan Kadar Parasetamol Dan Kafein Dalam Sediaan Tablet Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv Secara Simple Simultan Equation (Sse). Analit: Analytical And Environmental Chemistry, 8(2), 75–85.

Pulungan, A. F., Efendy, D. L. P., & Siti, M. S. (2018). Simultaneous Spectrophotometric Determination of Paracetamol, Propyphenazone and Caffeine by Using Absorption Ratio Method. Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development, 6(5), 5–8.

Pulungan, A. F., Rosaldi, H., & Rani, Z. (2024). Analysis of paracetamol and caffeine contents in tablet preparations using zero-crossing derivative spectrophotometry method. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 7(3), 323–332.

Purnami, K. I., Jambi, A. A. A. G. N., & Wisaniyasa, N. W. (2018). Pengaruh jenis teh terhadap karekteristik teh kombucha. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 7(2), 1–8.

Riyanti, R. P. (2014). In Vitro Antibacterial Activity test Of Ethanol Extracts Bacang mango (Mangifera foetida L) Leaves Against Staphylococcos aureus.

Rohmaniyah, M. (2016). Uji Antioksidan Ekstrak Etanol 80% dan fraksi aktif rumput bambu (Lophatherum gracile brongn) Menggunakan Metode DPPH Serta Identifikasi Senyawa Aktifnya. Kimia, ISSN 1907-9850.

Yuniarti, R., & Dalimunthe, I. G. (2024). UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus nigra L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DI INDUKSI PEPTON TESTING THE ANTIPYRETIC EFFECT OF ETHANOL EXTRACT OF MURBEI LEAF (Morus nigra L.) ON PEPTON INDUCED MALE MICE. Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(4), 61–70.

Yuniarti, R., Nadia, S. A., Aamanda, A., Zubir, M., Syahputra, R. A., & M, Ni. (2020). Characterization, phytochemical screenings and antioxidant activity test of kratom leaf ethanol extract (Mitragyna speciosa Korth) using DPPH method. Journal of Physics: Conference Series Vol. 1.

Downloads

Published

2025-12-31