KARAKTERISTIK DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KETAPANG MERAH (Terminalia catappa L.) YANG TUMBUH DISEKITAR KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT

Authors

  • Jon Kenedy Marpaung* Program Studi S1 Farmasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Suharyanisa Program Studi S1 Farmasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Antonius Wilson Sembiring Program Studi S1 Farmasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia

Keywords:

ketapang merah, karakterisasi, maserasi

Abstract

Daun Ketapang Merah (Terminalia Catappa L). termasuk suku Combretaceae. Tumbuhan daun Ketapang dapat diperoleh didataran rendah dan dataran tinggi. Daun Ketapang merah hanya bisa didapat Ketika musim gugur saja. Ketapang (Terminalia catappa L.) adalah tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tanaman obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah karakteristik daun ketapang merah (Terminalia catappa L.) memenuhi persyaratan mutu dan untuk mengetahui golongan senyawa apa saja yang terkandung didalam daun ketapang merah (Terminalia catappa L.) . Pembuatan Ekstrak daun ketapang dilakukan dengan metode maserasi yaitu dengan menggunakan pelarut etanol 96%.Dengan hasil rendemen ekstrak etanol yaitu 0,134%. Hasil Karakterisasi simplisia daun Ketapang merah memenuhi persyaratan mutu, kadar air yang diperoleh 3,32% ; kadar sari larut dalam air 16,87% ; kadar sari larut dalam etanol 14,16% ; kadar abu total 5,15% ; kadar abu tidak larut asam 1,40%.Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun Ketapang merah Terminalia catappa L. mengandung golongan senyawa metabolit sekunder alkaloid, glikosida, flavonoid, saponin dan steroid/triterpenoid.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aziz-Abdul. (2011). Comparative Evaluation of The Anti-ulcer Activity of Curcumin and Omeprazole During the Acute Phase of Gastric Ulcer. Food and Nutritiomn Sciences. 2(2):628-640.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Herbal Indonesia Edisi I. Departemen Kesehatan RI. 2008.

Depkes RI. 1989. Materia Medika Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 151-154.

Depkes RI. 1995. Materi Medika Indonesia. Jilid VI. Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Halaman 174.

Ditjen POM. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi Keempat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 112, 855, 896, 898.

Ditjen POM. 2000. Parameteter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 1-11.

Endarini, L.H. 2016. Farmakognosi Dan Fitokimia. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan. Halaman 11, 145-146.

Erawaty, E., Dina, P., Mohammad, Z. 2015. Pengembangan Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol 70% Daun Labu Siam (Sechium edule (jacq.)Swatz).Farmagazine. Tangerang: Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah.Vol (3) 1.

Kabau, S. 2012. Hubungan Antara Pemakaian Jenis Kosmetik dengan Kejadian Akne Vulgaris. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Halaman 2.

Kemenkes RI. 2017. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi II. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 531.

Kemenkes RI. 2017. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi II. Jakarta:Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 268-271.

Mukhriani. 2014. Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, Dan Identifikasi Senyawa Aktif. Jurnal Kesehatan. 7(2): 361-363.

Munira, Rasidah, Mellani, E., Zakiah, N., dan Nasir, M. 2018. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Warna Hijau dan Warna Merah serta Kombinasinya. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product. 1(2): 8–13.

Pauly, G. (2011). Cosmetic, Dermatological and Pharmaceutical Use of an Extract of Terminalia catappa: United states patent Aplication, 2 (2), 1-2.

Paz annie melinda. Alberto cecilia tamayo, galves, 2004, Hanbook on trees, rex book store inc, Philipina

Pelczar, M. J., Chan, E. C. S. 1988. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Diterjemahkan oleh Hadioetomo. Jakarta: Universitas Indonesia.

Putranti, Ristyana Ika. 2013. Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rumput Laut Sargassum duplicatum dan Turbinaria ornata dari Jepara. Tesis.Universitas Diponegoro. Semarang.

Saifudin, A., Viesa, R., dan Hilwan, Y.T. 2011. Standardisasi Bahan Obat Alam. Yogyakarta : Graha ilmu. Halaman 1-2.

Seidel, V, 2008, Initial and Bulk Extraction. In: Sarker, S. D., Latif, Z. and Gray, A. I., editors, Natural Products Isolation, 2nd Ed, New Jersey, Humana Press, P.33-34.

Setiawan, T. 2010. Uji Stabilitas Fisik dan Penentuan Nilai SPF Krim Tabir Surya yang Mengandung Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis L.), OktilMetosisinamat dan Titanium Dioksida. Skripsi. Fakultas MIPA Program Studi Farmasi UI Depok. Halaman 29.

Species Profiles for Pacific Island Agroforestry. Permanent Agriculture Resources (PAR), Hōlualoa, Hawai„i.

Sukandar, E.Y., Asep, S.G., dan Gemi, U.P. 2006. Uji Aktivitas Antijamur Salep Dan Krim Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Cattapa L.) pada Kulit Kelinci. Majalah Farmasi Indonesia. 17(3)

Tampemawa, P. V., J. J. Pelealu dan F. E. F. Kandou. 2016. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Terhadap Bakteri Bacillus amyloliquefaciens. Jurnal Ilmiah Farmasi. 5 (1) : 308 – 320.

Ulaen, S. P. J., Banne, Y., Suatan, R. A. 2012. Pembuatan Salep Anti Jerawat dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Jurnal. Manado: Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado.

Utami, Y. P., Umar, A. H., Syahruni, R., dan Kadullah, I. 2017. Standardisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teisjm. & Binn.). Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences. 2(1): 32–39.

Wasitaatmadja, S. M. 1997. Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Universitas Indonesia. Halaman 4-5, 59, 183, 187-188

Widodo.H. 2013. Ilmu meracik Obat Untuk apoteker.Yogyajarta :D-Medika.

Downloads

Published

2020-05-03