PEMBUATAN SABUN MADU DAN UJIAKTIVITAS TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

Authors

  • Nova Florentina Ambarwati Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Erly Sitompul Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia

Abstract

Madu adalah cairan manis yang berasal dari nectar tanaman yang diproses oleh lebah menjadi madu dan tersimpan dalam sel-sel sarang lebah. Sejak ribuan tahun yang lalu sampai sekarang ini, madu telah dikenal sebagai salah satu bahan makanan atau minuman alami yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan.

Dalam penelitian telah dilakukan pembuatan sabun madu. Kemudian diuji beberapa parameter sabun madu meliputi tinggi busa dan pH. Sabun madu tersebut di uji aktivitasnya terhadap bakteri  dengan  metode DifusiAgar, menggunakan cakram kertas  dengan media pertumbuhan Mueller Hinton Agar (MHA) dan bakteri uji yang dipakai adalah Escherihcia  coli dan Staphylococcus aureus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun  madu memenuhi uji parameter sabun meliputi tinggi busa dan pH. Hasil uji aktivitas anti bakteri terhadap bakteri Escherihcia coli menunjukkan bahwa sabun madu dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, 30% dan 40% berturut- turut 5,93mm, 6,80mm, 7,10mm, 7,80mm, 8,40mm dengan blanko 9,96mm dan pada bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, 30%  dan  40% berturut-turut 5,93mm, 6,60mm, 7,36mm, 7,96mm, 8,76mm dan blanko 9,76mm.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sabun madu mempunyai aktivitas antibakteri.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2018-06-04